Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Bursa Eropa

DAX dan CAC 40 Merah, Investor Kurangi Aset Berisiko

SABTU, 06 JUNI 2026 | 07:09 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar Eropa ditutup melemah pada akhir perdagangan Jumat 5 Juni 2026 waktu setempat, seiring meningkatnya kehati-hatian investor terhadap prospek suku bunga global dan ketegangan geopolitik di Timur Tengah. 

Indeks Euro STOXX 50 turun 0,4 persen ke level 6.080, sementara STOXX 600 berakhir nyaris stagnan di 623.

Sentimen pasar tertekan oleh ekspektasi bahwa bank sentral utama akan mempertahankan kebijakan moneter yang ketat lebih lama. Investor bersiap menghadapi keputusan Bank Sentral Eropa (ECB) pekan depan, dengan pasar memperkirakan kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin. 


Di saat yang sama, data ketenagakerjaan Amerika Serikat yang lebih kuat dari perkiraan memperkuat pandangan bahwa Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama.

Sektor teknologi menjadi sumber tekanan terbesar setelah panduan bisnis Broadcom yang mengecewakan memicu aksi jual pada saham-saham terkait kecerdasan buatan (AI). Infineon Technologies menjadi salah satu yang paling terpukul dengan penurunan lebih dari 9 persen, sementara SAP, Nokia, Adyen, dan STMicroelectronics juga mencatat koreksi tajam.

Di Jerman, indeks DAX 40 merosot 0,8 persen ke 24.774, membalikkan penguatan sesi sebelumnya. Saham Zalando dan Beiersdorf mampu menahan penurunan lebih dalam setelah masing-masing naik sekitar 3,7 persen dan 3,6 persen.

CAC 40 Prancis turun 0,3 persen ke 8.218,  sementara  FTSE MIB Italia kehilangan 0,6 persen ke level 49.893.  

Berbeda dengan bursa kawasan lainnya, FTSE 100 Inggris berhasil ditutup sedikit menguat berkat kinerja saham defensif. Kenaikan AstraZeneca, GSK, Unilever, dan British American Tobacco membantu menopang indeks, meski sektor pertambangan mengalami tekanan signifikan akibat pelemahan harga komoditas.


Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Manusia Nusantara dan Karakteristiknya

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:59

Diduga Terlibat Korupsi, Wali Kota Pematangsiantar Dilaporkan ke KPK

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:40

Telkom Bidik Peluang AI di Berbagai Sektor Industri Lewat Alcosystem

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:20

Bahlil: Bagi Golkar, Kosgoro ‘Seng Ada Lawan’

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:57

Film Pesta Babi Dianggap jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:33

Banyak Orang Cemas dengan Ekonomi Indonesia, Chatib Basri jadi Solusi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:15

Membongkar Jaringan Korupsi Terstruktur Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:55

Penangkapan 320 WNA Jaringan Judol jadi Kado Manis Hari Bhayangkara

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:30

Kasus Silmy Karim Harus jadi Momentum Reformasi Total Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:10

Purbaya Bantah Isu Mundur dari Menkeu: Saya Lebih Suka Maju!

Sabtu, 06 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya