Berita

Rektor Universitas Insan Cita Indonesia, Prof. Asep Saefuddin. (Foto: YouTube UICI)

Politik

Lewat Road to Rembuk Ekonomi Nasional

UICI Siap Lahirkan Gagasan Besar untuk Indonesia Sejahtera 2045

SABTU, 06 JUNI 2026 | 00:18 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Universitas Insan Cita Indonesia (UICI) menyambut baik kepercayaan yang diberikan Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) sebagai tuan rumah perdana rangkaian Road to Rembuk Ekonomi Nasional menuju Indonesia Sejahtera 2045.

Rektor Universitas Insan Cita Indonesia, Prof. Asep Saefuddin, mengatakan, melalui webinar ini menjadi langkah awal dalam menghimpun gagasan dan pemikiran strategis dari berbagai kalangan. Mulai dari akademisi, cendekiawan, dan masyarakat untuk mendukung agenda pembangunan nasional jangka panjang.

"Terima kasih telah memberikan kepercayaan penuh kepada UICI untuk menjadi pemantik pertama ya untuk dalam rangka 'Road to Rembuk Ekonomi Nasional' yang diharapkan menuju Indonesia Sejahtera 2045,” ujar Asep dalam sambutannya dalam webinar bertajuk ‘Road To Rembuk Ekonomi Nasional’ pada Jumat malam, 5 Juni 2026.


Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi ICMI dengan berbagai kampus di Indonesia yang diharapkan mampu menghasilkan rekomendasi kebijakan bagi kemajuan bangsa.

Asep menegaskan, UICI siap mendukung berbagai agenda lanjutan yang akan digelar ICMI. Kesamaan semangat antara insan cita dan insan cendekia dinilai menjadi fondasi kuat untuk terus menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Ia juga mendorong agar kegiatan pendidikan dan pemberdayaan tidak hanya berlangsung di lingkungan perguruan tinggi, tetapi juga menjangkau masjid sebagai pusat pembelajaran umat.

Atas dasar itu, kata Asep, UICI telah menjalin kerja sama dengan Dewan Masjid Indonesia (DMI) guna membuka akses pendidikan yang lebih luas bagi para aktivis masjid di berbagai daerah.

“Kami pun sudah bekerja sama dengan DMI, Dewan Masjid Indonesia agar para aktivis masjid itu bisa belajar di UICI karena tidak perlu ke Jakarta,” jelasnya.

Selain itu, Asep mengusulkan adanya kolaborasi antara UICI dan ICMI dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di lingkungan masjid melalui program pendidikan dan pengembangan kompetensi bagi para pengurus maupun marbot.

Menurutnya, penguatan kualitas SDM berbasis komunitas keagamaan akan menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong kemajuan ekonomi nasional yang lebih berkualitas.

Ke depan, Asep berharap rangkaian rembuk ekonomi yang digagas ICMI tidak hanya menjangkau peserta di dalam negeri, tetapi juga berkembang menjadi forum internasional dengan melibatkan kampus-kampus di kawasan ASEAN, Timur Tengah, hingga negara-negara Barat.

“Rembuk ekonomi nasional menuju Indonesia sejahtera 2045, insya Allah kita bisa. ICMI akan banyak memberikan kontribusi signifikan terhadap bangsa dan negara Indonesia ini,” pungkasnya.


Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Febrie Adriansyah Resmi Ajukan Gugatan Praperadilan ke PN Jaksel

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:27

Menko Polkam: Aktivitas Masyarakat Tetap Normal, Pasar dan Mal Ramai

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:26

Gelombang Reshuffle Berlanjut, Zelensky Pecat Dubes Ukraina untuk AS

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:22

Harga Garam Brebes Anjlok saat Panen Raya

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:16

Kelakuan SPPG di Ketapang: Rumah Wartawan Dikepung, Istrinya Diintimidasi

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:02

Situasi di Dalam Negeri Sangat-sangat Mantap

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:52

Laba Tergerus, Saham Lufthansa Anjlok 8 Persen

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:51

Kepemilikan Aset Tak Wajar Jadi Indikator Awal Pencucian Uang

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:40

Api Membakar Lahan, Seorang Ayah Tak Pernah Pulang

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:31

Koperasi Merah Putih Dinilai Jadi Penentu Implementasi Pasal 33 UUD 1945

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:26

Selengkapnya