Berita

Ilustrasi

Politik

Pemerintah Jangan Anggap Sepele Pelemahan Nilai Tukar Rupiah

JUMAT, 05 JUNI 2026 | 20:22 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pelemahan tajam Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang terjadi dalam beberapa hari terakhir, bersamaan dengan nilai tukar rupiah yang menembus level Rp18.000 per dolar Amerika Serikat ditanggapi Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi PKS, Amin Ak.

Menurutnya, kondisi tersebut harus menjadi perhatian serius pemerintah karena berkaitan erat dengan kepercayaan investor terhadap prospek ekonomi nasional.

“IHSG yang terkoreksi tajam dalam beberapa hari terakhir dan pelemahan rupiah hingga menyentuh level Rp18.000 per dolar AS merupakan sinyal yang perlu dicermati secara serius. Pemerintah tidak boleh menganggap ini sebagai gejolak biasa, tetapi harus membaca secara utuh pesan yang sedang disampaikan pasar,” ujar Amin, Jumat, 5 Juni 2026.


Ia menilai, meskipun tekanan global seperti ketegangan geopolitik, penguatan dolar AS, dan volatilitas pasar internasional turut memengaruhi pergerakan pasar keuangan Indonesia, pemerintah tetap harus fokus memperkuat faktor-faktor domestik yang dapat menjaga optimisme investor.

Menurut Amin, pasar keuangan pada dasarnya sangat sensitif terhadap persepsi dan tingkat kepercayaan. Karena itu, stabilitas ekonomi dan kepastian kebijakan menjadi faktor penting yang harus terus dijaga.

“Kepercayaan investor adalah aset yang sangat berharga. Ketika pasar melihat adanya ketidakpastian, baik terkait arah kebijakan maupun kondisi ekonomi ke depan, maka respons yang muncul biasanya berupa aksi jual dan perpindahan dana ke instrumen yang dianggap lebih aman,” katanya.

Amin mengapresiasi berbagai upaya yang telah dilakukan pemerintah, Otoritas Jasa Keuangan, Bank Indonesia, dan Bursa Efek Indonesia untuk menjaga stabilitas pasar. Namun ia menilai langkah-langkah tersebut perlu diperkuat dengan komunikasi kebijakan yang lebih konsisten serta respons yang cepat terhadap dinamika pasar.

“Fundamental ekonomi memang penting, tetapi fundamental yang baik harus mampu diterjemahkan menjadi keyakinan pasar. Karena itu, pemerintah perlu memastikan bahwa pesan mengenai kondisi ekonomi nasional tersampaikan dengan baik dan didukung oleh langkah-langkah nyata yang dapat meningkatkan keyakinan pelaku pasar,” ujarnya.

Legislator PKS itu juga menyoroti pelemahan nilai tukar rupiah yang telah menembus level psikologis Rp18.000 per dolar AS. Menurutnya, kondisi tersebut tidak hanya berdampak pada pasar keuangan, tetapi juga berpotensi meningkatkan tekanan terhadap biaya impor, dunia usaha, dan daya beli masyarakat apabila berlangsung dalam waktu yang lama.

“Nilai tukar rupiah harus menjadi perhatian khusus. Kita memahami ada faktor global yang kuat, tetapi pemerintah bersama otoritas moneter perlu memastikan stabilitas nilai tukar tetap terjaga agar tidak menimbulkan efek lanjutan terhadap sektor riil dan aktivitas ekonomi masyarakat,” tegasnya.

Amin berharap pemerintah memanfaatkan momentum ini untuk memperkuat koordinasi kebijakan fiskal, moneter, dan sektor keuangan guna menjaga stabilitas ekonomi nasional. Ia juga mendorong penguatan iklim investasi, peningkatan transparansi kebijakan, serta langkah-langkah yang mampu menarik kembali arus modal ke pasar domestik.

“Kita ingin pasar modal Indonesia kembali menjadi tujuan investasi yang menarik. Karena itu, stabilitas harus dijaga, kepastian harus diperkuat, dan kepercayaan investor harus dipulihkan. Dengan fondasi ekonomi yang kuat dan kebijakan yang tepat, saya yakin Indonesia mampu melewati fase tekanan ini dengan baik,” tutup Amin.



Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Setelah 19 Kapolda Berganti, Apa yang Berubah bagi Masyarakat?

Selasa, 06 Oktober 2026 | 06:19

King Indo Sah Jadi Raja ASEAN Usai Geprek Thailand 4-2

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:54

Jika Gugatan Denny Indrayana Cs Diterima MK Tak Otomatis Gibran Lengser

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:33

Ada Beking Politik, Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Jaksinema Bakal Jadi Mesin Baru Ekonomi Jakarta

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:55

Bonus Timnas Indonesia Diatur Ketum PSSI

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:38

Nasib Gibran di Tangan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:19

Tak Mudah Pecat Gibran Meski Gugatan Denny Indrayana Cs Dikabulkan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 03:28

Festival Indonesia 2026 Perkuat Diplomasi Budaya Jakarta-Seoul

Selasa, 06 Oktober 2026 | 03:03

Jakarta Butuh Regulasi Parkir Valet

Selasa, 06 Oktober 2026 | 02:23

Selengkapnya