Berita

Praktisi Intelijen dan Kebijakan Strategis, Mayjen TNI (Purn) Achmad Adipati Karnawidjaja (Foto: Dok Pribadi)

Bisnis

Achmad Adipati Karnawidjaja:

DSI Perlu Menjamin Keamanan Informasi Eksportir

JUMAT, 05 JUNI 2026 | 05:12 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Rencana pemerintah membentuk PT Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI) sebagai eksportir tunggal komoditas strategis mendapat sejumlah catatan kritis.

Praktisi Intelijen dan Kebijakan Strategis, Mayjen TNI (Purn) Achmad Adipati Karnawidjaja menilai persoalan utama bukan pada upaya pemerintah memberantas praktik curang ekspor sumber daya alam, melainkan belum adanya kepastian hukum terkait perlindungan aset non-tangible milik eksportir.

Aset yang dimaksud mencakup data pembeli, kontrak dagang, hingga jaringan bisnis yang selama ini dibangun pelaku usaha di pasar internasional.


"Siapa yang menjamin buyer tidak akan direbut? Siapa yang menjamin kontrak jangka panjang tidak bocor ke pesaing? Pemerintah sampai hari ini belum menjawab pertanyaan itu," kata Achmad kepada RMOL, Kamis 4 Juni 2026.

Ia menilai data merupakan aset strategis yang nilainya bisa melampaui aset fisik. Karena itu, pemberian kewenangan pengelolaan seluruh data ekspor kepada DSI harus disertai mekanisme perlindungan yang jelas dan kuat.

Meski demikian, Achmad mengapresiasi langkah Presiden Prabowo Subianto yang ingin menutup kebocoran negara akibat praktik under-invoicing, transfer pricing, manipulasi dokumen ekspor, hingga pelarian devisa hasil ekspor.

Namun, ia mengingatkan agar DSI tidak berkembang menjadi monopoli baru yang justru menimbulkan persoalan lain dalam tata kelola perdagangan komoditas strategis.

"Ini akar masalah yang jika tidak dijawab, maka DSI hanya akan menjadi kartel baru," kata Achmad.

Selain perlindungan data dan buyer, Achmad juga menyoroti belum jelasnya mekanisme pengelolaan risiko perdagangan serta sistem pengawasan terhadap DSI yang nantinya akan mengelola transaksi bernilai triliunan rupiah.

Sebagai alternatif, ia mengusulkan pembentukan lembaga pengawas ekspor berbentuk Badan Layanan Umum (BLU) yang berfungsi memvalidasi harga, mengawasi devisa hasil ekspor, mendeteksi transfer pricing berbasis kecerdasan buatan (AI), sekaligus menjadi wali data ekspor nasional.

"DSI tidak perlu menjadi eksportir tunggal. DSI cukup menjadi National Commodity Intelligence Agency yang memvalidasi harga, mendeteksi transfer pricing dengan AI, mengawasi DHE, dan menjadi wali data ekspor," pungkas Achmad.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Golkar: Jokowi Ikut Tren MBG karena Dekat dengan Dunia Warganet

Senin, 01 Juni 2026 | 13:12

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

UPDATE

Nicko Widjaja: Investasi ke TaniHub Bukan Kehendak Pribadi

Kamis, 04 Juni 2026 | 22:07

Bos BEI Minta Investor Tidak Panik saat IHSG Anjlok

Kamis, 04 Juni 2026 | 21:57

Di Tengah Gejolak Global, Investor AS Tetap Lirik Peluang di Bali

Kamis, 04 Juni 2026 | 21:56

Pimpinan Baru BGN Fokus Optimalkan MBG ke Daerah 3T

Kamis, 04 Juni 2026 | 21:36

Istana Beri Sinyal Said Iqbal Bakal Masuk Kabinet

Kamis, 04 Juni 2026 | 21:29

Kejagung: Dapur MBG Afiliasi Dadan Cs Tetap Jalan

Kamis, 04 Juni 2026 | 21:22

Legislator PDIP Dorong Kejelasan Skala Prioritas Kurikulum Nasional

Kamis, 04 Juni 2026 | 21:19

Sinergi Polda Sumsel, PTPN IV Optimalkan Sistem Pengamanan Aset Perkebunan

Kamis, 04 Juni 2026 | 21:19

Kepala dan Dua Wakil BGN Baru Dilantik Senin Besok

Kamis, 04 Juni 2026 | 21:17

Sesuai Survei, Kinerja Pertamina Berhasil Jaga Stabilitas Ekonomi Nasional

Kamis, 04 Juni 2026 | 21:13

Selengkapnya