Berita

Pengamat intelijen dan geopolitik Amir Hamzah. (Foto: Istimewa)

Politik

Operasi Informasi Dirancang untuk Melemahkan Kepercayaan Publik terhadap Pemerintah

JUMAT, 05 JUNI 2026 | 03:46 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Setiap negara memiliki potensi munculnya kelompok-kelompok kepentingan yang berupaya mempertahankan status quo atau mengarahkan kebijakan sesuai agenda mereka sendiri.

Karena itu, penguatan integritas ASN menjadi penting agar birokrasi tetap bekerja berdasarkan konstitusi, hukum, dan kepentingan nasional.

Pengamat intelijen dan geopolitik Amir Hamzah menilai, Indonesia saat ini menghadapi berbagai bentuk ancaman hibrida yang memadukan unsur politik, ekonomi, informasi, teknologi, hingga pengaruh psikologis.


Menurutnya, perang informasi melalui media sosial, penyebaran disinformasi, polarisasi politik, hingga upaya membangun ketidakpercayaan terhadap institusi negara merupakan bagian dari strategi yang banyak digunakan dalam kompetisi global modern.

“Serangan terhadap negara saat ini sering kali tidak terlihat. Tidak ada suara tembakan, tetapi dampaknya bisa sangat besar terhadap stabilitas nasional,” kata Amir, dikutip Jumat 5 Juni 2026.

Amir mencontohkan bagaimana berbagai negara mengalami gangguan politik akibat operasi informasi yang dirancang untuk memecah masyarakat dan melemahkan kepercayaan publik terhadap pemerintah.

Dalam konteks tersebut, ASN dituntut memiliki kesadaran bela negara yang lebih luas, tidak hanya dalam aspek pertahanan fisik tetapi juga pertahanan ideologi, informasi, dan tata kelola pemerintahan.

Amir melihat keberadaan Komponen Cadangan (Komcad) ASN sebagai langkah strategis pemerintah dalam memperkuat Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata).

Menurutnya, pembentukan Komcad tidak boleh dipahami semata-mata sebagai cadangan militer, melainkan sebagai instrumen peningkatan kapasitas sumber daya manusia negara dalam menghadapi berbagai bentuk ancaman.

“ASN memiliki posisi yang unik karena mereka berada di garis depan pelayanan publik sekaligus menjadi representasi negara di tengah masyarakat. Ketika ASN memiliki kesadaran bela negara yang kuat, maka ketahanan nasional juga akan semakin kuat,” pungkas Amir.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Selain Anak Buah Nusron, KPK Benarkan Tangkap Fahd A Rafiq

Selasa, 15 September 2026 | 00:25

Laut Bukan Tempat untuk Mati

Selasa, 15 September 2026 | 00:01

APKARINDO Perjuangkan Ksejahteraan Petani hingga Kejayaan Karet Rakyat

Senin, 14 September 2026 | 23:42

Anak Buah Nusron Kena OTT KPK Terkait Pengurusan HGB Summarecon

Senin, 14 September 2026 | 23:22

DPR Soroti Usia Kapal dan Kepatuhan Aturan Impor dalam Tragedi Virgo Transport 8

Senin, 14 September 2026 | 23:02

Pemerintah Bahu Membahu Cegah Karhutla Masuk Zona Inti IKN

Senin, 14 September 2026 | 23:01

Pemilik Laundry Sukses Kembangkan Usaha dari Mekaar jadi BRILink Agen

Senin, 14 September 2026 | 22:38

OTT KPK Makin Mengerucut, Fahd A Rafiq hingga Bos Summarecon Dikabarkan Terjaring

Senin, 14 September 2026 | 22:37

Ketua KPK Benarkan OTT Pejabat ATR/BPN, Daftar Nama Belum Diungkap

Senin, 14 September 2026 | 21:59

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

Selengkapnya