Berita

Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un (Foto: KCNA)

Dunia

Kim Jong Un Gandakan Produksi Material Senjata Nuklir

KAMIS, 04 JUNI 2026 | 14:53 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Ambisi nuklir Korea Utara kian terlihat jelas setelah Kim Jong Un mengklaim produksi material untuk senjata nuklir telah meningkat lebih dari dua kali lipat.

Hal itu disampaikan Kim saat meninjau fasilitas baru yang diyakini digunakan untuk memproduksi bahan bakar senjata nuklir, seperti dikutip dari Korean Central News Agency (KCNA),  Kamis, 4 Juni 2026.

Meski lokasi pabrik dirahasiakan, foto-foto yang dirilis media pemerintah memperlihatkan deretan sentrifugal dalam sebuah aula besar yang diduga digunakan untuk memperkaya uranium hingga tingkat yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku senjata nuklir


Dalam kunjungan itu, Kim menegaskan bahwa kebutuhan untuk memperkuat kemampuan penangkal perang nuklir Korea Utara, baik dari sisi kualitas maupun kuantitas, semakin mendesak akibat konfrontasi dari Amerika Serikat dan Korea Selatan.

"Kapasitas produksi material nuklir untuk persenjataan kini telah meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan lima tahun lalu," ungkap Kim.

Setelah menggelar pertemuan dengan para pejabat senior di fasilitas tersebut, Kim menyatakan bahwa dirinya dan jajaran pimpinan negara telah membuat rencana masa depan yang ambisius yang dirancang untuk memperkuat kekuatan nuklir dengan laju eksponensial

Pengungkapan fasilitas baru tersebut  menambah daftar instalasi nuklir yang dipamerkan Korea Utara dalam beberapa tahun terakhir. 

Langkah ini sekaligus mempertegas arah kebijakan Kim Jong Un yang terus mendorong modernisasi dan ekspansi senjata nuklir sejak upaya diplomasi dengan AS tahun 2019 gagal menghasilkan kesepakatan.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

PLN Perluas SPKLU Signature Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik

Minggu, 13 September 2026 | 08:21

Pemerintah Didesak Tetapkan Status Darurat Kesehatan Imbas Karhutla

Minggu, 13 September 2026 | 08:01

AntreEV Permudah Antrean SPKLU Lewat PLN Mobile

Minggu, 13 September 2026 | 07:40

Tak Ada Kerusakan Akibat Gempa di Perairan Kepulauan Seribu

Minggu, 13 September 2026 | 07:03

Bisa Pengaruhi Investor, Penegak Hukum Ditantang Adil di Kasus Transfer Pricing

Minggu, 13 September 2026 | 06:51

Inovasi Jebolan Program Pertamuda Pertamina Bantu Nelayan Peroleh Cuan

Minggu, 13 September 2026 | 06:21

Ketika Hukum Terlihat Sedang Mencari Pasal, Bukan Kebenaran

Minggu, 13 September 2026 | 05:47

Nilai Adat Harus Dipegang Teguh dan Diwariskan ke Setiap Generasi

Minggu, 13 September 2026 | 05:16

Budi Daya Lobster Modeling Batam Tembus Pasar Ekspor, Daerah Lain Siap Menyusul

Minggu, 13 September 2026 | 04:43

Strategi Pengusaha Indonesia Hadapi CBAM EU dan IEU-CEPA

Minggu, 13 September 2026 | 04:14

Selengkapnya