Berita

Ketua DPP PKS bidang Ekuin Handi Risza. (Foto: Dok PKS)

Politik

Evaluasi Total BGN Langkah Tepat Cegah Bancakan MBG

KAMIS, 04 JUNI 2026 | 13:07 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Keputusan Presiden Prabowo Subianto merombak struktur utama Badan Gizi Nasional (BGN) dinilai Ketua DPP PKS bidang Ekuin Handi Risza menyebut sebagai langkah korektif yang sangat tepat. 

“Evaluasi total ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah mengutamakan keselamatan anak sekolah di atas segalanya dan sekaligus memperbaiki tata kelola BGN yang dinilai memiliki banyak kelemahan,” katanya, Kamis, 4 Juni 2026.

Menurut Ekonom Paramadina ini Presiden Prabowo mendengar masukan dari banyak pihak termasuk banyaknya kasus keracunan yang terjadi pada MBG. 


“Evaluasi cepat yang dilakukan terhadap Kasus keracunan makanan yang menimpa pelajar penerima manfaat merupakan alarm keras yang wajib direspons dengan sanksi tegas,” kata Handi.

Menurut pengurus DPP PKS ini Indikator utama kesuksesan program Makan Bergizi Gratis (MBG) adalah higienitas dan pemenuhan gizi riil, bukan sekadar kecepatan menghabiskan anggaran belanja negara. 

“Reformasi total manajemen dan disiplin ketat terhadap penegakan Standard Operating Procedure (SOP). Pelanggaran SOP di internal BGN harus segera dibersihkan demi menjaga integritas distribusi makanan di lapangan,” ujarnya.

Handi mengungkapkan besarnya alokasi anggaran yang diperuntukkan untuk MBG tentunya menjadi pertaruhan besar bagi Pemerintah. 

“Jangan sampai anggaran besar ini justru menjadi sumber bancakan baru yang akan meninggalkan jejak kelam bagi Pemerintah. Langkah perombakan ini diharapkan juga akan memperbaiki pengelolaan anggaran MBG,” katanya.

Wakil Rektor Paramadina ini juga berharap jajaran Pimpinan MBG yang baru harus menyudahi polemik yang tidak perlu diantaranya perluasan MBG hingga keluar negeri. Utamakan kebutuhan anak-anak didalam negeri. 

“Fokus utama BGN saat ini wajib diarahkan penuh pada kelancaran logistik di wilayah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T) yang masih rentan kendala. Tidak kalah pentingnya manajemen baru MBG diharapkan mampu menghentikan kebocoran anggaran. Kuncinya ada pada sistim pengawasan yang ketat terhadap dapur umum dan mitra penyedia makanan dari hulu ke hilir,” paparnya jurubicara PKS ini.



Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Golkar: Jokowi Ikut Tren MBG karena Dekat dengan Dunia Warganet

Senin, 01 Juni 2026 | 13:12

Jawapos TV Tumbang, Televisi dan Radio Daerah Berguguran

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:24

UPDATE

Polda Metro Jaya Ajak Warga Manfaatkan Program Pemutihan Pajak hingga Akhir Agustus

Kamis, 04 Juni 2026 | 12:11

IIW Indonesia 2026 Dorong Investasi dan Kolaborasi Industri Global

Kamis, 04 Juni 2026 | 12:03

Indonesia dan Madagaskar Teken Dua Perjanjian Strategis

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:59

Sah! RUU P2SK Resmi Jadi UU, Purbaya Klaim Bisa Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:46

Pergantian Pimpinan BGN Harus Dibarengi Peningkatan Kualitas MBG

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:44

ICW Khawatir Ada Intervensi di Kasus MBG, Desak Kejagung Buka Proses Penyidikan ke Publik

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:37

Prabowo Pernah Minta BPKP Tak Ragu Usut Orang Dekat Sebelum Dadan Ditangkap

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:25

KPK Segel Rumah Wamen Imipas Silmy Karim dan Sejumlah Lokasi Lain

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:09

Menlu Sugiono Tegaskan Indonesia Harus Gaul dengan Semua Negara

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:06

Rupiah-IHSG Ambruk, Pengamat: Pasar Lebih Percaya Data, Bukan Pidato Pemerintah

Kamis, 04 Juni 2026 | 10:51

Selengkapnya