Berita

Ilustrasi

Politik

Pelemahan Rupiah Tak Boleh Korbankan Hak dan Kebutuhan Rakyat

KAMIS, 04 JUNI 2026 | 10:21 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Tekanan terhadap pasar keuangan domestik semakin dalam. Nilai tukar Rupiah akhirnya menembus level psikologis Rp18.000 per Dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Kamis, 4 Juni 2026.

Berdasarkan data perdagangan, Rupiah melemah 0,35 persen ke posisi Rp18.028 per Dolar AS. Level tersebut menjadi posisi terendah yang pernah dicapai mata uang Indonesia sepanjang sejarah.

Pelemahan Rupiah terjadi bersamaan dengan anjloknya pasar saham. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hingga pukul 09.30 WIB merosot 3,02 persen ke level 5.760,33.


Menanggapi kondisi tersebut, Anggota Komisi II DPR RI Mardani Ali Sera menilai tekanan terhadap perekonomian nasional saat ini datang dari berbagai arah, baik faktor domestik maupun global.

"Tekanan terus datang. Peringkat turun, ada kasus MBG hingga geopolitik yang terus bergejolak justru menjadi push factor," kata Mardani.

Politikus PKS itu menegaskan situasi yang dihadapi saat ini tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, tetapi juga seluruh elemen bangsa untuk bersama-sama menjaga ketahanan ekonomi nasional.

Menurutnya, berbagai tantangan yang muncul harus dijawab dengan kebijakan yang mampu memulihkan kepercayaan publik dan pasar terhadap kondisi ekonomi Indonesia.

"Tak hanya pemerintah, tetapi kita semua harus bahu-membahu menjaga ekonomi Indonesia," ujarnya.

Di tengah tekanan terhadap nilai tukar dan pasar saham, Mardani mengingatkan agar kepentingan rakyat tetap menjadi prioritas utama pemerintah.

"Rakyat harus selalu dijaga hak dan kebutuhannya," pungkasnya.




Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Direksi BUMN Butuh Kepastian Hukum, Bukan Kekebalan

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:59

Menkop dan Wantimpres Rocky Gerung Hadiri Pra Kongres Syarikat Islam ke-42

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:50

Kakak Kandung Ridwan Kamil Dicecar KPK soal Kasus Korupsi bjb

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:46

IHSG Menguat 1,36 Persen, Rupiah Masih Dibayangi Konflik Timur Tengah

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:38

Legislator PDIP Ungkap Sejumlah Isu yang Dibahas dalam Revisi UU Pemilu

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:21

BOP Pantura Bentukan Prabowo untuk Jaga Kawasan Pesisir

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:04

Perampasan Aset Tanpa Pemidanaan Rentan Disalahgunakan

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:56

Warek Unsoed Dicecar KPK soal Mekanisme PMB Jalur Mandiri

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:37

Fitch Pertahankan Rating Tertinggi BTN, Peran di Program 3 Juta Rumah jadi Kunci

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:35

GWS Dorong UMKM jadi Ruang Perempuan Perkuat Peran Ekonomi

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:25

Selengkapnya