Berita

Ruang Pintar Pojok Baca Rinca. (Foto: dok. pnm)

Nusantara

Ruang Literasi untuk Anak-anak Pulau Rinca

RABU, 03 JUNI 2026 | 17:01 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Di balik keindahan savana dan habitat komodo yang mendunia, anak-anak di Pulau Rinca, Nusa Tenggara Timur (NTT) masih menghadapi keterbatasan akses pendidikan dan literasi.

Kondisi geografis yang terpencar antarpulau serta minimnya sarana penunjang belajar membuat akses terhadap buku bacaan dan ruang belajar yang memadai belum sepenuhnya dirasakan masyarakat setempat.

Mayoritas warga menggantungkan hidup dari hasil laut. Di tengah aktivitas ekonomi yang berfokus pada pemenuhan kebutuhan sehari-hari, fasilitas literasi bagi anak-anak sering kali menjadi kebutuhan yang belum mudah dijangkau.


Melihat kondisi tersebut, PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menghadirkan Ruang Pintar Pojok Baca Rinca sebagai upaya mendukung tumbuhnya budaya literasi di kawasan pesisir tersebut.

Tidak sekadar menyediakan buku dan fasilitas baca, program ini juga dikembangkan melalui kolaborasi dengan penggerak literasi lokal bernama Irka yang selama ini aktif mendampingi anak-anak di desa.

Menurut Irka, kehadiran PNM membawa perhatian baru terhadap kebutuhan pendidikan anak-anak di Pulau Rinca yang selama ini kerap tertutupi oleh popularitas sektor pariwisata.

"Yang saya lihat, PNM datang bukan hanya untuk memberikan pembiayaan kepada ibu-ibu atau membantu usaha masyarakat di sini. Tapi mereka juga memikirkan anak-anaknya. Itu yang menurut saya berbeda, karena pendidikan dan literasi anak-anak di pulau seperti Rinca juga perlu diperhatikan," ujar Irka dikutip pada Rabu, 3 Juni 2026.

Ruang belajar ini disambut antusias oleh anak-anak. Berbagai buku baru dan fasilitas pendukung yang tersedia menjadi pengalaman baru bagi sebagian besar anak di desa.

Ruang Pintar Pojok Baca Rinca dilengkapi beragam buku cerita anak, pengetahuan umum, hingga sarana belajar yang dirancang agar anak-anak lebih betah membaca dan berinteraksi.

Selain menjadi tempat membaca, ruang tersebut juga dimanfaatkan sebagai wadah berdiskusi, bermain edukatif, dan mengenal berbagai hal baru di luar lingkungan yang mereka temui sehari-hari.

Kehadiran fasilitas literasi seperti ini dinilai penting bagi wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), mengingat tantangan pendidikan tidak selalu dapat diselesaikan hanya dengan pembangunan fisik sekolah.

Melalui buku dan ruang belajar yang sederhana, anak-anak di Pulau Rinca diharapkan memiliki kesempatan lebih besar untuk mengenal dunia, meraih cita-cita, dan membangun masa depan yang lebih baik.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Gibran Tanpa Ijazah

Senin, 05 Oktober 2026 | 00:26

Prabowo dan Presiden FIFA Bakal Saksikan Laga Indonesia Versus Thailand

Senin, 05 Oktober 2026 | 00:07

GPNN: Listyo Berhasil Ubah Kultur Kerja Polri

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:47

Wantimpres Bukan Sekadar Membenarkan Keputusan Kekuasaan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:20

Indonesia Akhiri Asian Games 2026 dengan 5 Emas

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:03

95 Persen Aspirasi Buruh Diklaim Masuk RUU Ketenagakerjaan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:45

DPR Yakin Merger BUMN Mampu Dongkrak Dividen

Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:19

Putusan Sidang Etik Mantan Kasat Reskrim Jakpus Dipertanyakan Kuasa Hukum

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:56

Densus 88 Sikat 11 Tersangka Terorisme di Enam Provinsi

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:35

Ketum PPP Targetkan Satu Fraksi di DPRD Surabaya pada Pemilu 2029

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:23

Selengkapnya