Berita

Presiden ke-7 RI Joko Widodo. (Foto: Istimewa)

Politik

Turun Gunung Jokowi Dalam Rangka Cari Keselamatan

RABU, 03 JUNI 2026 | 16:05 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Wacana Presiden ke-7 RI Joko Widodo yang akan berkeliling ke berbagai daerah bukan semata untuk kepentingan putranya, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka semata.

Menurut Pengamat politik Hendri Satrio atau yang akrab disapa Hensa, langkah tersebut justru berkaitan dengan upaya menjaga posisi dan keamanan politik dirinya beserta keluarga di masa depan.

“Jadi Jokowi itu turun gunung, bukan semata-mata mempromosikan Gibran, PSI atau Kaesang. Tapi dia sedang dalam misi mencari selamat, misi keselamatan untuk siapa? Untuk dirinya dan keluarganya,” ujar Hensa, Rabu, 3 Juni 2026.


Founder Lembaga Survei KedaiKOPI ini  menjelaskan, faktor ketidakpastian politik pada Pemilu 2029 menjadi alasan utama di balik langkah Jokowi tersebut.

Oleh karena itu, Hensa menilai Jokowi perlu mengantisipasi berbagai kemungkinan, termasuk jika kepemimpinan nasional ke depan tidak sejalan dengan dirinya.

“Dia harus jaga-jaga kalau 2029 Presidennya bukan Prabowo dan anaknya tidak berhasil menjadi Wakil Presiden Prabowo atau anaknya tidak berhasil menjadi Presiden, maka keselamatan dia dan keluarganya bisa terancam,” kata dia.

Lebih lanjut, Hensa menilai bahwa potensi tekanan politik dapat muncul apabila pemerintahan berikutnya mengambil posisi berseberangan dengan Jokowi.

Bahkan, menurutnya, tidak ada jaminan bahwa Presiden Prabowo Subianto akan tetap berada dalam garis politik yang sama dengan Jokowi di masa mendatang.

“Jokowi perlu cari selamat karena bisa jadi dikutak-atik oleh Presiden yang bisa jadi oposisi dirinya jika ia tak melakukan ini, bahkan tidak ada yang bisa menjamin bahwa Prabowo tidak akan menjadi oposisi Jokowi nantinya di 2029,” ujarnya.

Hensa berpendapat, langkah Jokowi saat ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk memastikan keberlanjutan pengaruh politik sekaligus menjaga stabilitas bagi dirinya dan keluarga.

Ia mencontohkan peran Jokowi dalam Pilpres 2024. Menurutnya, Jokowi berhasil mengamankan posisi politik keluarga melalui dukungannya kepada Prabowo Subianto serta mendorong putranya, Gibran Rakabuming Raka, menjadi wakil presiden.

“Dia sudah berhasil di 2024 menyelamatkan keluarganya melalui dukungan kepada Prabowo dan mendorong Gibran sebagai wakil presiden. Tetapi 2029 bisa saja berubah, sehingga dia harus kembali mencari langkah aman,” pungkas Hensa.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Pencarian Korban KMP Virgo Transport 8 Teradang Gelombang Tinggi Capai 2,5 Meter

Minggu, 13 September 2026 | 18:04

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Polisi Update Temuan Barang Diduga Milik Kapal Pengangkut 5 Jurnalis

Minggu, 13 September 2026 | 17:16

Prabowo Ungkap Transformasi Pangan Indonesia di Hadapan Pemimpin BRICS

Minggu, 13 September 2026 | 17:02

Aspekpir Puji Komitmen PTPN IV PalmCo Majukan Petani Mitra

Minggu, 13 September 2026 | 16:50

Prabowo Ajak BRICS Ubah Kerentanan Jadi Kekuatan untuk Pertumbuhan Global

Minggu, 13 September 2026 | 16:49

BNI Perkuat Ekosistem Industri Kecantikan Lewat BSF 2026

Minggu, 13 September 2026 | 16:46

Kerugian Bisnis Tak Otomatis jadi Tindak Pidana

Minggu, 13 September 2026 | 16:27

Dua Armada Pos Indonesia Ikut Tenggelam Bersama KMP Virgo

Minggu, 13 September 2026 | 16:21

Kapal Pertamina Bantu Selamatkan 16 Korban Virgo Transport 08 di Laut Jawa

Minggu, 13 September 2026 | 16:02

Selengkapnya