Berita

Desa Energi Berdikari Keliki. (Foto: Dok. Pertamina)

Bisnis

Berkat Pompa Surya Pertamina, Hasil Panen Padi di Gianyar Melesat Jadi 8,7 Ton

SELASA, 02 JUNI 2026 | 21:50 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Program Desa Energi Berdikari (DEB) yang digagas PT Pertamina (Persero) terbukti ampuh mendongkrak sektor pertanian nasional. Lewat pemanfaatan Energi Baru Terbarukan (EBT), petani di Desa Keliki, Kecamatan Tegalallang, Gianyar, Bali, kini bisa tersenyum lebar.

Sawah-sawah di desa ini sekarang dialiri air menggunakan pompa tanah bertenaga surya dari Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 17,5 kWp bantuan Pertamina.

Inovasi hijau ini sukses menjadi juru selamat bagi pengairan sawah di 7 Subak setempat, terutama saat musim kemarau melanda. Dampaknya pun tidak main-main terhadap kantong dan produktivitas petani.


Sebelum program pertanian organik bertenaga surya ini diterapkan, hasil panen padi warga hanya berkisar antara 5 hingga 5,5 ton per hektare.

"Namun, setelah proses pembinaan dan digitalisasi energi oleh Pertamina, produktivitas hasil panen melonjak drastis menjadi 8,7 ton per hektare," ungkap Local Hero sekaligus Ketua BUMDES Yowana Bakti Keliki, I Wayan Sumada, Senin, 1 Juni 2026.

Selain mendongkrak volume panen, penggunaan PLTS untuk pengairan sawah ini mampu memproduksi 84.000 kWh energi bersih per tahun.

Langkah ini berhasil memangkas emisi Gas Rumah Kaca (GRK) hingga 23,1 ton CO2eq per tahun, sekaligus memberikan penghematan biaya listrik yang signifikan bagi kas desa sebesar Rp35 juta per tahun.

Melalui DEB Keliki, Pertamina membuktikan bahwa transisi energi bersih bukan sekadar tren lingkungan, melainkan instrumen nyata untuk memperkuat kedaulatan pangan dan ekonomi rakyat di tingkat pedesaan.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya