Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Investor Besar Ramai-Ramai Jual Bitcoin, Harga Terseret ke Area 73.000 Dolar AS

SENIN, 01 JUNI 2026 | 14:55 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga Bitcoin turun sekitar 0,91 persen ke level 73.400 Dolar AS, menurut data CoinMarketCap pada Senin siang, 1 Juni 2026, sejalan dengan penurunan kapitalisasi pasar kripto global yang melemah 0,95 persen.

Tekanan utama datang dari aksi jual investor institusi melalui ETF Bitcoin spot di Amerika Serikat (AS). Dalam sembilan hari perdagangan berturut-turut, ETF Bitcoin mencatat arus dana keluar (outflow) sebesar 2,84 miliar Dolar AS. Ini menjadi rentetan outflow terpanjang sejak produk ETF Bitcoin spot diluncurkan pada 2024.

Salah satu pemicu terbesar terjadi pada 26 Mei lalu ketika saham ETF Bitcoin milik BlackRock, IBIT, mengalami penjualan blok senilai 1,26 miliar Dolar AS. 


Berdasarkan analisis NYDIG, transaksi tersebut diduga dilakukan oleh investor besar yang memutuskan keluar dari pasar dalam waktu singkat. Aksi jual dari produk investasi yang selama ini menjadi pintu masuk utama investor institusi tersebut memberikan tekanan langsung terhadap harga Bitcoin.

Kondisi ini menunjukkan bahwa minat beli dari investor institusi mulai melambat. Padahal, arus masuk dana institusi selama beberapa bulan terakhir menjadi salah satu faktor penting yang mendorong reli harga Bitcoin.

Selain faktor ETF, pasar juga dibayangi sentimen hati-hati atau risk-off di kalangan investor. Penurunan tidak hanya terjadi pada Bitcoin, tetapi juga hampir di seluruh pasar kripto. Investor masih mencermati perkembangan negosiasi Amerika Serikat dan Iran serta sejumlah data ekonomi penting yang berpotensi memengaruhi arah pasar keuangan global.

Dari sisi teknikal, Bitcoin saat ini bergerak dalam fase konsolidasi setelah mengalami penurunan. Area 73.000 Dolar AS menjadi level dukungan (support) penting yang harus dipertahankan. Sementara itu, level 74.500 Dolar AS menjadi area perlawanan (resistance) yang perlu ditembus untuk membuka peluang kenaikan lebih lanjut menuju kisaran 76.000 Dolar AS.

Fokus pelaku pasar kini tertuju pada laporan ketenagakerjaan AS yang akan dirilis pada 5 Juni. 

Jika data tersebut mendukung kemungkinan kebijakan suku bunga yang lebih longgar dari bank sentral AS serta arus dana keluar ETF mulai mereda, Bitcoin berpeluang menguat. 

Sebaliknya, jika aksi jual ETF berlanjut, harga Bitcoin berisiko turun menembus level 73.000 Dolar AS dan mengarah ke area 72.400 Dolar AS.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

Dino Patti Djalal Endus Tim Siluman Mulai Bergerak

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:51

Trump Ancam Serang Iran Besok

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:50

Wajah Indonesia di WCCE 2026, Mulai Film Jumbo hingga Komedi Pandji

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:34

Survei: 64 Persen Publik Tidak Puas dengan Program MBG

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:21

Dino Patti Djalal Buka Suara soal Kabar Ketemu Dubes Singapura dan Saiful Mujani

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:46

Istiqomah Bela Palestina, Syahrul Aidi Dukung MUI Tolak Konser Andrea Bocelli

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:28

Zurich Topas Life Digugat ke PN Jaksel

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:06

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Anak-anak Korban Karhutla Diminta Tetap Semangat Belajar

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:37

Kedubes Singapura Tegaskan Kabar Pertemuan Saiful Mujani dan Dino Patti Djalal Hoaks

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:19

Selengkapnya