Berita

Bazar budaya RI di Spanyol (Foto: Tangkapan Layar YouTube)

Dunia

Diaspora RI Kenalkan Batik hingga Kuliner Nusantara di Festival Spanyol

MINGGU, 31 MEI 2026 | 10:58 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Diaspora Indonesia di Spanyol memanfaatkan festival tahunan La Noche en Blanco di Kota Alcalá de Henares sebagai panggung untuk memperkenalkan kekayaan budaya Nusantara kepada masyarakat setempat. 

Duta Besar RI untuk Spanyol Muhammad Najib yang hadir dalam acara tersebut mengatakan partisipasi Indonesia merupakan hasil kolaborasi erat antara diaspora dan pemerintah kota Alcalá de Henares. 

Dalam unggahan di kanal YouTube Wisma RI Madrid yang dikutip pada Minggu, 31 Mei 2026, Najib menjelaskan bahwa festival tersebut merupakan agenda tahunan yang memberi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi kepada pemerintah.


"La Nuce itu malam, en Blanco itu dalam warna putih. Nah, apa dibalik dari gagasan ini? Sebetulnya ini gagasan serap aspirasi kalau saya sederhanakan," ujar Najib.

Ia menerangkan bahwa warga diberi kesempatan menuliskan berbagai masukan terkait pembangunan daerah maupun pemerintahan, lalu menyampaikannya secara anonim melalui fasilitas yang telah disediakan.

Di sela festival tersebut, komunitas Indonesia menggelar bazar budaya yang menampilkan beragam produk dan karya kreatif. 

"Nah, masyarakat dari berbagai negara biasanya mengadakan acara sendiri. Teman kita ini membuat bazar kalau bahasa kita tapi sebetulnya dibalik itu kita ingin mengenalkan budaya Indonesia, mengenalkan makanan Indonesia, mengenalkan tradisi Indonesia, mengenalkan seni tari Indonesia, seni pahat dan lain sebagainya," kata Najib.

Menurutnya, kegiatan itu tidak hanya menjadi sarana diplomasi budaya, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi diaspora Indonesia. 

Berbagai produk seperti kerajinan tangan, pakaian, makanan tradisional, hingga lukisan mendapat perhatian pengunjung Spanyol yang dikenal menghargai karya buatan tangan. 

"Orang di Spanyol sangat menghargai. Apa-apa yang terkait dengan handmade, buatan tangan, yang bukan buatan industri, mereka sangat mengapresiasi," tuturnya.

Salah satu diaspora Indonesia yang terlibat dalam acara tersebut, Carmen, mengatakan kehadiran stan Indonesia bertujuan menghadirkan pengalaman langsung tentang budaya Nusantara kepada masyarakat Spanyol. 

"Kita bawa sedikit Indonesia, miniatur Indonesia ke sini, ke Alcalá de Henares," ujarnya. 

Dia menambahkan, pengunjung dapat melihat batik tradisional, berbagai kerajinan khas Indonesia, serta mencicipi aneka kuliner Nusantara yang belum banyak dikenal di Spanyol.

Carmen berharap kehadiran Indonesia dalam La Noche en Blanco dapat memperluas pemahaman masyarakat Spanyol tentang Indonesia sekaligus mempererat hubungan antarmasyarakat kedua negara. 

"Terus kita mau kenalin negara Indonesia ke orang Spanyol. Semoga semuanya suka dan menikmati acara ini La Noce Blanco dari Indonesia ke Madrid," pungkasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Rakornas BEM KSI Bawa Misi Besar

Jumat, 21 Agustus 2026 | 20:08

BNPB Catat 8 Provinsi Terjadi Karhutla Selama 2 Hari, Wilayah IKN Jadi Prioritas

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:52

Menkop Dorong Anak Muda Malang Bentuk Koperasi untuk Perkuat Usaha

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:51

Gus Yaqut Seret Pemerintah Arab Saudi demi Bantah Dakwaan KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:48

Kinerja Menhut Atasi Karhutla Dipertanyakan, Hukum Cuma Tajam ke Bawah?

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:34

BRI Group Kelola Ekosistem Emas 153 Ton melalui Ekosistem Ultra Mikro

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:23

Belajar dari Kehancuran Harappa

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:09

Pertarungan Para King Maker dan Super-Konektor Belakang Layar Pilpres 2029

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:29

Petinggi PT Pakuwon Jati Diperiksa KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:28

Semua Elemen Masyarakat Harus Jaga Jakarta Tetap Kondusif

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:05

Selengkapnya