Berita

Ilustrasi. (Foto: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Rupiah Melemah, Biaya Liburan di Indonesia Jadi Magnet Wisatawan Mancanegara

SABTU, 30 MEI 2026 | 10:36 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Penurunan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS akan menjadi peluang emas bagi sektor pariwisata tanah air. Kementerian Pariwisata (Kemenpar) bergerak cepat memanfaatkan momentum ini untuk memikat lebih banyak wisatawan mancanegara (wisman). 

Deputi Bidang Pemasaran Kemenpar, Ni Made Ayu Marthini, menegaskan bahwa peluang dari pelemahan Rupiah ini harus digarap optimal karena tingginya nilai Dolar AS membuat biaya berlibur ke Indonesia jauh lebih murah dan kompetitif bagi turis asing.

“Ini peluang, selalu tidak pernah kita tolak. Selalu ada tantangan, pasti ada peluangnya. Peluang pelemahan rupiah ini kita garap,” kata Ayu, dikutip Sabtu 30 Mei 2026. 


Kemenpar pun mengimbau para pelaku usaha pariwisata untuk gencar berpromosi demi memanfaatkan situasi ini. Namun, Kemenpar juga mengingatkan industri pariwisata untuk tetap mencermati tantangan global, seperti kenaikan harga bahan bakar akibat konflik geopolitik yang memicu mahalnya tiket pesawat, serta isu keamanan penerbangan dari Eropa yang melewati Timur Tengah. 

Sebagai solusinya, Kemenpar mengalihkan fokus strategi dari pasar jarak jauh ke pasar yang lebih realistis dan dekat, yaitu wilayah Asia, ASEAN, dan Australia, lalu mengombinasikannya dengan pasar Eropa-Amerika.

Tantangan terakhir ada pada membubungnya harga produk impor yang dibutuhkan hotel dan restoran untuk melayani wisman. Ayu menyarankan pelaku usaha untuk menyiasatinya dengan mengoptimalkan produk lokal yang berkualitas tanpa mengabaikan kebutuhan spesifik wisatawan. 

Menurutnya, industri pariwisata harus pintar menyeimbangkan penggunaan barang impor dan lokal agar pengeluaran tetap terkendali namun kualitas pelayanan tetap terjaga.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Fuad Bawazier: Kekayaan Alam Indonesia Dikuasai Segelintir Orang

Jumat, 19 Juni 2026 | 22:19

Nanik Deyang Langsung Ditelepon DPR Usai Didemo Mahasiswa

Jumat, 19 Juni 2026 | 22:08

Eks Dirjen Kuathan Emosional Bela Leonardi: Ini Perjuangan Negara

Jumat, 19 Juni 2026 | 21:53

Koperasi Karyawan Forwarder, Bukan Alat Konflik tapi Jembatan Keseimbangan

Jumat, 19 Juni 2026 | 21:37

Mahasiswa Bubarkan Diri Usai Bertemu Dasco Cs

Jumat, 19 Juni 2026 | 21:27

Fuad Bawazier Curiga Ada Penghambat di Lingkaran Istana

Jumat, 19 Juni 2026 | 21:19

IDEacraft Sulap Produk Dekorasi Rumah Menjadi Peluang Usaha Berkat Pemberdayaan BRI

Jumat, 19 Juni 2026 | 21:04

DPR Langsung Telepon Bahlil Menjawab Keresahan Mahasiswa

Jumat, 19 Juni 2026 | 20:35

Jalani Tes Kesehatan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Selangkah Lagi ke Meja Hijau

Jumat, 19 Juni 2026 | 20:33

Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa Bukti Jokowi Sakti Mandraguna

Jumat, 19 Juni 2026 | 20:22

Selengkapnya