Berita

Ilustrasi. (Foto: RMOL/Alifia)

Bisnis

IHSG di Akhir Mei 2026 Tertekan, Asing Net Sell Jumbo Rp8,5 Triliun

SABTU, 30 MEI 2026 | 10:16 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) selama sepekan perdagangan 25-29 Mei 2026 ditutup di zona merah.

Sekretaris Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI) Kautsar Primadi Nurahmad mengatakan IHSG terkoreksi 0,56 persen sepanjang pekan dan ditutup di level 6.127, turun dibandingkan posisi penutupan pekan sebelumnya di level 6.162.

"Perubahan terjadi pada pergerakan IHSG selama sepekan sebesar 0,56 persen sehingga ditutup pada level 6.127,381 dari posisi 6.162,045 pada pekan lalu," kata Kautsar dalam keterangan tertulisnya, Sabtu 30 Mei 2026.


Di tengah pelemahan indeks, rata-rata nilai transaksi harian di BEI justru melonjak 30,37 persen menjadi Rp28,38 triliun. Pada pekan sebelumnya, rata-rata nilai transaksi harian tercatat sebesar Rp21,77 triliun.

Selain itu, kapitalisasi pasar Bursa juga mengalami kenaikan 0,88 persen menjadi Rp10.729 triliun, dibandingkan Rp10.635 triliun pada penutupan pekan lalu.

Namun demikian, rata-rata frekuensi transaksi harian mengalami penurunan 10,87 persen menjadi 2,11 juta kali transaksi dari sebelumnya 2,37 juta kali transaksi.

Penurunan juga terjadi pada rata-rata volume transaksi harian yang menyusut 15,60 persen menjadi 30,95 miliar saham, dibandingkan pekan sebelumnya yang mencapai 36,67 miliar saham.

Sementara itu, investor asing masih mencatatkan aksi jual bersih atau net sell. Pada perdagangan Jumat 29 Mei 2026, nilai jual bersih investor asing mencapai Rp8,519 triliun.

Secara akumulatif sejak awal tahun 2026, investor asing telah membukukan net sell sebesar Rp53,971 triliun di pasar saham Indonesia.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya