Berita

Aktivis muda Minang Endriansyah. (Foto: Istimewa)

Politik

Endriansyah:

Abu Janda Telah Menghina Minang Terang-terangan

SABTU, 30 MEI 2026 | 06:16 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Permadi Arya alias Abu Janda kembali dilaporkan ke Bareskrim Polri pada Mei 2026 atas dugaan ujaran kebencian berbasis SARA. Laporan tersebut salah satunya dari DPP Ikatan Keluarga Minangkabau (IKM).

Aktivis muda Minang Endriansyah (Rian) menilai pernyataan Abu Janda yang menyebut Sumatera Barat (Sumbar) sebagai daerah “barbar” sangat provokatif.

"Pernyataan Abu Janda telah menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat," kata Rian, dikutip Sabtu 30 Mei 2026.


Rian mengingatkan Abu Janda seharusnya memahami kondisi sosial masyarakat sebelum melontarkan pernyataan yang sensitif di ruang publik.

"Pernyataan Abu Janda telah melukai harga diri dan martabat budaya Minangkabau yang selama ini menjunjung tinggi adat, etika, serta intelektualitas," kata Rian.

Rian menegaskan bahwa menyebut masyarakat Sumbar barbar merupakan bentuk penghinaan terang-terangan yang tidak bisa dibiarkan.

Rian menilai gaya komunikasi Abu Janda selama ini hanyalah bentuk keberanian semu yang hanya eksis di media sosial. 

"Perilaku tersebut sebagai tindakan pengecut yang tidak mempertimbangkan dampak sosial maupun perasaan orang lain," pungkas Rian yang juga Ketua Umum Forum Pemuda Peduli Jakarta (FPPJ) ini. 

Sebelumnya, DPP IKM resmi melaporkan Abu Janda ke Bareskrim Polri terkait dugaan ujaran kebencian bermuatan SARA. Laporan tersebut teregister dengan nomor LP/B/230/V/2026/SPKT/Bareskrim Polri tertanggal 26 Mei 2026.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Demokrasi Matang dan Tonggak Sejarah Baru di Maroko Pasca-Pemilu 2026

Rabu, 30 September 2026 | 10:27

Komisi IX DPR Dorong Pekerja Platform Digital Masuk RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

Rabu, 30 September 2026 | 10:18

Rupiah Menguat, Intip Proyeksinya Hari Ini

Rabu, 30 September 2026 | 10:07

Prabowo Dorong Rehabilitasi Pengguna Narkoba Berbasis Pendidikan dan Teknologi

Rabu, 30 September 2026 | 10:04

Trump Ganti Istilah AI jadi Super Intelligence

Rabu, 30 September 2026 | 09:50

Dugaan Suap Bela Parahiyangan Investindo Mirip Perkara Summarecon

Rabu, 30 September 2026 | 09:39

Jokowi Sengaja Tunjukkan KTA PSI di Kandang Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 09:36

Jokowi Menyadari Dirinya dan Gibran Sedang Diserang

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

Indonesia Usulkan Mekanisme Koordinasi Lintas Negara Berantas Penipuan Daring

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

Selengkapnya