Berita

Ritual pembersihan Buddha Rupang menyambut Hari Raya Waisak di Semarang. (Foto: RMOLJateng)

Nusantara

Bersih Altar Suci Hati, Tradisi Unik Jelang Waisak di Vihara Mahavira Graha

JUMAT, 29 MEI 2026 | 15:49 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Suasana khidmat menyelimuti Vihara Mahavira Graha di Jalan Marina Raya, Semarang, Jumat, 29 Mei 2026. Aroma dupa yang tipis berpadu dengan hawa sejuk sisa hujan malam, mengiringi puluhan umat Buddha yang tengah khusyuk melakukan pembersihan ratusan rupang (patung Buddha).

Membawa ember kecil, kain lap, dan kuas halus, mereka bergotong-royong menyisir setiap sudut altar utama. Tak banyak percakapan yang terdengar, ruang vihara hanya dipenuhi suara gesekan kain dan rapalan doa lirih dari para umat yang bersiap menyambut Hari Raya Waisak 2570 BE.

Samanera Vihara Mahavira Graha, Suhu Cuan Chi menegaskan, tradisi tahunan ini memiliki makna spiritual yang sangat mendalam bagi umat Buddha.


"Membersihkan rupang bukan hanya membersihkan patung, tapi juga membersihkan diri kita. Ini dimaknai sebagai bentuk pertobatan untuk menyucikan hati, kembali seperti manusia saat lahir tanpa noda dan pikiran buruk," ujar Suhu Cuan Chi diberitakan Kantor Berita RMOLJateng.

Tugas para umat kali ini dipastikan tidak ringan. Di kompleks Vihara Mahavira Graha sendiri terdapat sedikitnya 120 rupang Amitabha Buddha dan 33 rupang Kwan Im.

Belum lagi ditambah tujuh rupang berukuran besar di altar utama, serta deretan rupang lainnya yang tersebar di dharmasala lantai dua dan lantai enam.

Uniknya, proses pembersihan ratusan rupang berlapis warna emas ini sama sekali tidak menyentuh bahan kimia. Panitia hanya mengandalkan air bersih dan kain lap halus demi menjaga keaslian properti ibadah tersebut.

"Kalau pakai cairan kimia, cat rupang bisa rusak," jelas Suhu Cuan Chi.

Aksi gotong royong ini memantik antusiasme banyak pihak, salah satunya Restu Setiawan. Pemuda asal Lampung yang sudah enam tahun menetap di vihara ini mengaku bangga bisa menjadi bagian dari persiapan Waisak tahun ini.

"Hari ini kami bersama suhu-suhu membersihkan patung dan rupang untuk persiapan Waisak," kata Restu yang datang ke Semarang untuk mendalami ajaran Buddha tersebut.

Rangkaian persiapan Waisak di Vihara Mahavira Graha sejatinya sudah bergulir sejak 24 Mei lalu, yang diawali dengan peringatan kelahiran Pangeran Siddharta.

Adapun puncak perayaan Waisak di vihara ini dijadwalkan bakal digelar pada Minggu, 31 Mei 2026 mulai pukul 10.00 WIB. Prosesi suci akan diawali dengan penurunan relik Sakyamuni Buddha beserta para murid utama.

Sementara untuk ritual detik-detik Waisak yang jatuh pada pukul 03.44 WIB, umat dipastikan akan menggelar kebaktian dan meditasi bersama secara khusyuk.

Tak hanya diramaikan oleh warga lokal Semarang, momen sakral ini diprediksi bakal menyedot kehadiran ribuan umat Buddha dari berbagai daerah di Jawa Tengah, mulai dari Tegal, Batang, Ungaran, hingga Salatiga.

Tahun ini, perayaan Waisak mengusung tema besar "Cahaya Kebijaksanaan dan Cinta Kasih". Melalui tema ini, Suhu Cuan Chi berharap umat manusia bisa terus menjadi penerang dan menebar welas asih bagi sesama makhluk hidup.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya