Berita

Ilustrasi. (Foto: Dokumentasi RMOL/Istimewa)

Bisnis

Stimulus Sektor Transportasi Bisa Stabilkan Perekonomian Kelas Menengah

JUMAT, 29 MEI 2026 | 04:23 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Anggota Komisi V DPR RI, Sofwan Dedy Ardyanto mendukung paket stimulus ekonomi di sektor transportasi publik yang dinilai bisa mendorong mobilitas masyarakat yang juga meningkatkan konsumsi kelas menengah di tengah situasi ekonomi saat ini.
 
“Karena dalam situasi ekonomi yang melambat seperti ini, diskon dan insentif di sektor transportasi akan meningkatkan mobilitas masyarakat yang pada akhirnya berdampak pada kenaikan belanja konsumsi,” ujar Sofwan dalam keterangan resmi yang diterima redaksi di Jakarta pada Kamis, 28 Mei 2026.
 
Sofwan secara rinci pun menjelaskan kebijakan stimulus yang dimaksud mulai dari diskon tarif tiket kereta api hingga 30 persen, diskon tarif kapal Pelni selama musim libur sekolah dan Nataru 2026, insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) untuk tiket penerbangan kelas ekonomi rute domestik dalam periode yang sama, lalu pembebasan tarif jasa kepelabuhanan bagi masyarakat yang menyeberang dengan PT ASDP Indonesia Ferry.


Legislator PDIP menyebut stimulus tersebeut menghasilkan diskon airport tax PJP2U dan PJP4U sebesar 50 persen.
 
Lewat kebijakan ini, lanjut Sofwan, diharapkan mampu menggerakkan jutaan masyarakat kelas menengah dalam meningkatkan aktivitas belanja konsumsi.
 
"Dari informasi yang saya peroleh, stimulus ini diharapkan akan dapat menggerakkan jutaan kelas menengah untuk melakukan perjalanan dan belanja konsumsi. Setidaknya, kebijakan ini bisa mendongkrak lagi daya beli yang merosot," pungkas Sofwan.


Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei Dimakamkan di Mashhad

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:21

Wall Street Ditutup Menguat Didorong Harapan Negosiasi Iran-AS

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:08

Terjaring OTT KPK, Bupati Sukoharjo Diduga Peras Perangkat Daerah

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:50

Menkes Budi Ajak Kreator Jadikan Pola Makan Sehat Sebagai Tren Baru

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:45

Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Jakarta Dicecar KPK soal Pengadaan Rel di DJKA

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:32

Harga Emas Melonjak Didorong Aksi Bargain Hunting dan Sentimen Geopolitik

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:21

Sentimen AI Pulihkan Bursa Eropa, STOXX 600 Menguat

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:12

OTT di Solo Raya: Selain Bupati Sukoharjo KPK Juga Amankan 4 Orang Lainnya

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:04

Ekonomi NTB Tumbuh 13,64 Persen, Peluang Lahirnya Inovasi Anak Muda Kian Terbuka

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:01

Kepindahan Narji dari PKS ke PSI Dianggap Kutu Loncat Gurem

Jumat, 10 Juli 2026 | 06:58

Selengkapnya