Berita

Tiga pelaku pencurian motor ditangkap di Pati, Jawa Tengah. (Foto: Istimewa)

Presisi

Komplotan Maling Motor Lintas Kabupaten Dibekuk di Pati

LAPORAN: ADIRIN*
KAMIS, 28 MEI 2026 | 21:54 WIB

Aksi komplotan maling motor asal Kabupaten Pati yang kerap beraksi lintas daerah akhirnya berhasil dibongkar aparat kepolisian. 

Tiga terduga pelaku dibekuk setelah diduga terlibat dalam pencurian sejumlah sepeda motor milik pengunjung hiburan dangdut di wilayah Kecamatan Todanan, Kabupaten Blora.

Penangkapan dilakukan Tim Resmob Polres Blora bersama Tim Resmob Polres Rembang dan Jatanras Polda Jawa Tengah usai melakukan penyelidikan intensif selama beberapa pekan.


Kasus tersebut bermula saat hiburan dangdut Romansa digelar di Dukuh Kopen RT 006 RW 002 Desa Ngumbul, Kecamatan Todanan, Kamis malam, 30 April 2026. Di tengah membludaknya penonton yang memadati area hiburan, para pelaku diduga memanfaatkan situasi untuk mengincar kendaraan pengunjung.

Kapolres Blora AKBP Wawan Andi Susanto melalui Kapolsek Todanan IPTU Suhari menjelaskan, salah satu korban bernama Yoga Adi Saputra (19), warga Desa Kembang, Todanan, datang ke lokasi hiburan bersama rekannya menggunakan sepeda motor Honda CRF warna abu-abu bernopol K-3554-IP.

Korban memarkirkan kendaraannya sekitar 100 meter dari lokasi panggung hiburan. Namun saat hendak pulang sekitar pukul 22.30 WIB, motor tersebut sudah tidak berada di tempat parkir.

“Korban bersama rekannya sempat mencari kendaraan di sekitar lokasi, namun tidak ditemukan. Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian sekitar Rp20 juta dan melapor ke Polsek Todanan,” ujar Suhari. 

Dari hasil olah TKP dan penyelidikan awal, polisi menemukan fakta bahwa bukan hanya satu motor yang hilang malam itu. Dua kendaraan lain yakni Honda Beat Street dan Honda Scoopy milik pengunjung lain juga dilaporkan raib hampir bersamaan.

Temuan tersebut membuat aparat menduga aksi pencurian dilakukan secara terorganisir. Polisi menduga para pelaku memang sengaja menyasar lokasi hiburan rakyat yang dipenuhi penonton dengan pengamanan parkir minim.

Tim gabungan kemudian melakukan pengejaran hingga ke wilayah Kabupaten Pati. Hasilnya, pada Senin dini hari, 25 Mei 2026, petugas berhasil mengamankan terduga pelaku utama bernama Muhammad Sofii (27), warga Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati, di kawasan SPBU Margotejo, Pati.

Dari hasil pengembangan, polisi kembali mengamankan dua terduga pelaku lain yakni Surikan (41), warga Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, serta Muhsin Almusafiri (33), warga Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati.

Menurut Suhari, masing-masing pelaku memiliki peran berbeda dalam menjalankan aksinya. Muhammad Sofii diduga bertindak sebagai eksekutor utama sekaligus penjual kendaraan hasil curian. Surikan bertugas memantau situasi sekitar lokasi kejadian, sedangkan Muhsin membantu membawa dan melangsir kendaraan hasil curian keluar dari lokasi.

“Para pelaku mengakui telah melakukan pencurian kendaraan bermotor di 10 TKP yang tersebar di beberapa kabupaten di Jawa Tengah,” ungkap Suhari.

Dari hasil pemeriksaan sementara, komplotan tersebut mengaku pernah beraksi di tiga lokasi wilayah Kabupaten Blora, tiga lokasi di Kabupaten Rembang, serta masing-masing satu lokasi di Kabupaten Pati, Kudus, Demak, dan Grobogan.

Dalam pengungkapan kasus itu, aparat turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa BPKB, STNK dan kunci kendaraan milik korban, tiga buah kunci letter T, gerinda listrik, kendaraan operasional pelaku, satu unit mobil pikap yang diduga digunakan untuk membawa hasil curian, hingga satu unit telepon genggam yang diduga dibeli menggunakan uang hasil penjualan motor curian.

Saat ini ketiga terduga pelaku beserta barang bukti telah diamankan guna menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi menjerat mereka dengan Pasal 477 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan.

*Kontributor Blora

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Kopilot Malaysia Ngaku Diupah Rp220 Juta Selundupkan 26 Kg Ekstasi ke Jakarta

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 00:20

Merdeka dalam Keserakahan: Ilusi Kemerdekaan di Usia 81 Tahun

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 00:02

Polda Metro Masih Selidiki Dugaan Pencabulan oleh Oknum Pendeta

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:52

Loyalis Anies Dicecar KPK soal Jual Beli Properti di Kasus TPPU Rita Widyasari

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:25

Begini Respons Deddy Sitorus Usai Dilaporkan KWP ke MKD

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:02

Warga Tuban Terdampak Debu Pabrik, Semen Indonesia Mangkir Dipanggil DPRD

Jumat, 31 Juli 2026 | 22:11

Terjang Ombak, Dedikasi Mantri BRI Buka Jalan Akses Finansial Pulau Seram

Jumat, 31 Juli 2026 | 22:02

Bea Cukai Ciduk Kopilot Kurir Narkoba, Duit Negara Rp207,9 Miliar Selamat

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:41

Transformasi Danantara Dongkrak Pendapatan Telkom hingga Tembus Rp75,9 Triliun

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:22

Polda Metro Jaya Cokok 728 Tersangka Curanmor

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:06

Selengkapnya