Berita

Presiden Partai Keadilan Sejahtera Almuzzammil Yusuf menyembelih langsung sapi kurban di markas PKS. (Foto: Dok PKS)

Politik

Almuzzammil Yusuf Pimpin Penyembelihan Hewan Kurban di Markas PKS

KAMIS, 28 MEI 2026 | 15:17 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menggelar pemotongan hewan kurban dengan mengusung tema “Berkurban, Berbagi, Berdaya" di markas mereka di Kawasan TB Simatupang, Jakata Selatan, Kamis, 28 Mei 2026. 

Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Syiar Zulhijjah PKS 1447 H bertajuk ISMAIL PROJECT.

Berdasarkan laporan Ketua Panitia Iman Firmansyah, hewan kurban yang dikumpulkan dari anggota PKS tahun ini mencapai 2911 ekor sapi dan 4562 ekor kambing atau domba. Sementara kurban dari DPP yang berjumlah 73 ekor sapi disebar untuk disembelih di berbagai daerah.


"Secara simbolis penyembelihan di kantor partai 4 ekor, 23 ekor di rumah pemotongan hewan, 21 ekor didistribusikan ke DPW-DPW yang belum ada anggota DPR RI, 6 ekor khusus untuk daerah bencana banjir Sumatra, dan 18 ekor didistribusikan ke organisasi masyarakat di Jakarta dan sekitarnya," jelas Iman.

Dari beberapa sapi yang akan disembelih di Kantor DPP PKS, salah satu di antaranya adalah sapi kurban dari anak-anak muda PKS di Garuda Keadilan (GK). Sapi bernama Geno tersebut secara simbolis diserahkan Presiden GK Dhia Ul Haq Al-Azamie ke Ketua Majelis Syura PKS Mohammad Sohibul Iman.

"Mantap sekali, masih muda sudah mau berkurban," ujar Sohibul Iman ketika menerima sapi tersebut.

Sapi bali albino tersebut kemudian disembelih langsung Presiden PKS Almuzzammil Yusuf dengan diiringi doa yang dipimpin oleh Ketua Dewan Syariah Pusat (DSP) PKS Muslih Abdul Karim.

"Semoga Allah memberikan keberkahan kepada kita semua, semoga tahun yang akan datang bisa lebih besar lagi yang bisa kita kontribusikan untuk bangsa dan negara," ungkap Almuzzammil. 

Lewat kegiatan ini, PKS mengajak masyarakat menjadikan ibadah kurban bukan hanya sebagai bentuk ketakwaan kepada Allah SWT, tetapi juga sarana memperkuat solidaritas sosial dan pemberdayaan umat.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya