Berita

Dua pelaku penipuan dan atau penggelapan dengan modus menjanjikan kelulusan seleksi Akademi Kepolisian (Akpol) diamankan Polres Pati. (Foto: Istimewa)

Presisi

Warga Pati Jadi Korban Penipuan Masuk Akpol Bayar Rp1,5 Miliar

RABU, 27 MEI 2026 | 13:37 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Satreskrim Polresta Pati berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana penipuan dan atau penggelapan dengan modus menjanjikan kelulusan seleksi Akademi Kepolisian (Akpol) kepada korban dengan total nilai transaksi mencapai Rp1,5 miliar. 

Dalam kasus tersebut, dua orang pria berhasil diamankan setelah diduga menipu korban dengan iming-iming bisa meloloskan anaknya masuk Akpol melalui jalur khusus. Kedua terduga pelaku diamankan pada Sabtu 23 Mei 2026.

Kasat Reskrim Polresta Pati Kompol Dika Hadian Widya Wiratama menyebut kasus ini menjadi perhatian serius karena mengeksploitasi harapan besar orang tua demi keuntungan pribadi.


"Kami ingatkan kepada masyarakat, rekrutmen Polri itu bersih, transparan, dan gratis. Jangan percaya calo atau jalur khusus. Jika ada yang meminta uang, segera laporkan," kata Kompol Dika, dikutip dari RMOLJateng, Rabu 27 Mei 2026.

Kasus bermula ketika korban berinisial W (57), warga Kecamatan Gabus, Pati, terpukul karena anaknya, HMP (23), gagal dalam seleksi Bintara Polri. Celah tersebut dimanfaatkan AP (40) yang langsung melancarkan aksinya.

AP mengklaim memiliki jaringan untuk meloloskan HMP masuk Akpol melalui jalur Provinsi Jawa Barat. Syaratnya pun tak main-main, korban harus menyiapkan uang pelicin sebesar Rp1,5 miliar. 

Untuk meyakinkan korban, AP menggelar pertemuan di sebuah warung kopi di Desa Tanjunganom, Gabus, dan meminta uang muka Rp750 juta dan menjamin kelulusan 100 persen.

AP kemudian menggiring korban dan anaknya ke Jakarta untuk menemui AG (39). Di hadapan korban, AG berlagak perwira dan mengaku sebagai anggota Polri aktif yang memegang kendali jatah kelulusan.

Terperangkap tipu daya pelaku, korban langsung menyerahkan uang tunai Rp750 juta sebagai DP, cek giro senilai Rp700 juta, serta uang tunai Rp50 juta sebagai uang terima kasih untuk AG.

Keserakahan pelaku berlanjut saat kembali ke Pati. AP kembali memeras korban dengan meminta tambahan Rp50 juta tanpa kwitansi di kawasan Pasar Pragolo, Margorejo. Alasannya untuk menutupi kekurangan biaya operasional.

Setahun menunggu tanpa kepastian akhirnya korban sadar menjadi korban penipuan rekrutmen, W akhirnya melaporkan kasus ini ke Mapolresta Pati.

Tim Unit I Tipidum Satreskrim Polresta Pati langsung menangkap pelaku. Dua pelaku ditangkap di rumahnya. AG ditangkap di wilayah Beji, Kota Depok, Jawa Barat sedangkan AP ditangkap di rumahnya di Desa Tanjunganom, Kecamatan Gabus, Pati.

Sejumlah barang bukti disita, termasuk salinan transaksi Bank BRI berupa cek giro Rp700 juta dan dokumen penyerahan uang. Penyidik terus melacak aliran dana untuk mengetahui aliran dana.

Kedua pelaku ditahan di Mapolresta Pati dan dijerat dengan Pasal 492 KUHP dan/atau Pasal 486 KUHP tentang penipuan dan penggelapan.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

UPDATE

Demi Keamanan, Kapolri Patut Didukung Usut Dugaan Penyadapan Terhadap Presiden

Kamis, 05 November 2026 | 16:34

Potensi Wisata Besar Belum Dongkrak Ekonomi Sabang

Kamis, 05 November 2026 | 16:27

Pertamina Drilling Gandeng Halliburton Perkuat Operasional Migas di Timteng

Kamis, 05 November 2026 | 16:12

DPR Taruh Harapan di Pundak Suyudi dan Jajaran Usut Tuntas Kasus Listyo Sigit Dkk

Kamis, 05 November 2026 | 16:00

Bobolnya Lapis Pengaman Presiden

Kamis, 05 November 2026 | 15:48

Ekonomi Aceh Tetap Tumbuh Positif Meski Dihantam Bencana

Kamis, 05 November 2026 | 15:46

BPS: Pengangguran RI Berkurang 77 Ribu Orang per Agustus 2026

Kamis, 05 November 2026 | 15:38

Pertamina Hulu Energi Catat Torehan Manis Jelang Akhir Tahun

Kamis, 05 November 2026 | 15:33

ABP: Rakyat Tetap Berdiri Bersama Presiden Prabowo

Kamis, 05 November 2026 | 15:28

Jokowi Keberatan Roy Suryo Minta Ijazah Diperiksa Lagi

Kamis, 05 November 2026 | 15:22

Selengkapnya