Berita

Ilustrasi. (Foto: Humas BGN)

Bisnis

BGN Sebut MBG jadi Penggerak Ekonomi Nasional, Begini Penjelasannya

RABU, 27 MEI 2026 | 05:59 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Bidang Operasional Pemenuhan Gizi, Sony Sonjaya, menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) bisa menjadi penggerak ekonomi nasional. 
 
“Konkritnya seperti apa? Dengan yang barusan saya sebutkan per hari itu Rp942 miliar. Dengan honor minimal Rp100.000 per orang untuk setiap relawan per harinya. (Maka) ada Rp128.992.200.000 dari anggaran tersebut diserap oleh 1,3 juta,” kata Sony kepada wartawan di Jakarta, Selasa, 26 Mei 2026.
 
Ia menyebut telah mengantongi data relawan SPPG dari Aceh hingga Papua. Kemudian BGN saat ini memiliki anggaran Rp58.701.342.000 yang akan digunakan untuk operasional lainnya.


“Dan uang ini mengalir ke mana? Mengalir ke supplier pedagang air mineral, ATK, APD, alat kebersihan. Termasuk biaya transportasi listrik, air, dan kebutuhan operasional lainnya,” bebernya.
 
“Mengalir ke supplier bahan baku, yaitu pedagang beras, ikan, pedagang daging ayam, telur ayam, daging sapi, sayuran, buah-buahan yang berdasarkan operasi UMKM, Bumdes, Bumdesma, dan supplier lain,” tambah Sony. 

Ia menyatakan sebanyak Rp166.542.000.000 menjadi pengembalian investasi yang telah dikeluarkan oleh yayasan untuk membangun SPPG dalam melengkapi peralatan masak dan alat makan, serta fasilitas SPPG lainnya. 

“Pengembalian investasi kepada mitra Rp6 juta per hari diberikan sampai batas waktu tertentu, jadi enggak seterusnya, jadi ini bukan keuntungan. Saat ini bukan keuntungan, belum kita sebut keuntungan, karena kita sebut insentif ini adalah pengembalian investasi per hari diberikan sampai batas waktu tertentu, untuk kemudian besarannya ditentukan berdasarkan hasil appraisal dan grading,” pungkas Sony.   

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

BKSAP DPR Dukung Menlu Arrmanatha Perkuat Diplomasi Bebas Aktif

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:26

Korea Utara Uji Coba Rudal Berteknologi AI, Terbang Sejauh 1.000 Km

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:10

Kuota Internet Kok Masih Hangus? Ini Penjelasan Komdigi

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:01

Banggar DPR Tekankan Disiplin Fiskal di Tengah Belanja Negara Rp4.106 Triliun

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:53

RUU Migas Ditargetkan Rampung 22 Oktober, DPR Ingatkan Pembahasan Harus Cermat

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:13

Kemenko PM Dorong Kolaborasi Dunia Usaha untuk Pertumbuhan Ekonomi Inklusif

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:09

Rangkap Jabatan Bahlil Harus Dimaksimalkan untuk Selaraskan Kebijakan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:05

KPK Ungkap Ada Setoran dari Kantah ke Tingkat Pusat ATR/BPN

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:36

Sequis Life Digugat Rp1,27 Miliar ke PN Jakarta Selatan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:28

AS Usir Dua Delegasi Iran Setelah Sidang Umum PBB

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:17

Selengkapnya