Berita

Direktur Utama PT PAL Indonesia, Kaharuddin Djenod (tengah) bersama jajarannya. (Foto: Humas PT PAL Indonesia)

Bisnis

PT PAL Indonesia Bukukan Kenaikan Laba Bersih Sebesar 108,58 Persen

RABU, 27 MEI 2026 | 01:13 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

PT PAL Indonesia membukukan peningkatan signifikan laba bersih pada Tahun Buku 2025. Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Holding BUMN Industri Pertahanan Defend ID, Direktur Utama PT PAL Indonesia, Kaharuddin Djenod, menyampaikan bahwa laba bersih perusahaan meningkat sebesar 108,58 persen dibandingkan tahun 2024.

Kaharuddin menjelaskan, peningkatan laba bersih tersebut didorong oleh percepatan proses produksi, efisiensi operasional secara menyeluruh, serta akselerasi digitalisasi yang meningkatkan efektivitas kinerja perusahaan. 

“Capaian ini merupakan hasil transformasi yang telah kami jalankan selama lima tahun terakhir. Sebagai bagian dari strategi jangka panjang perusahaan, PT PAL Indonesia saat ini tengah menjalankan transformasi Industri Maritim 4.0 yang mencakup perubahan model bisnis, budaya kerja, hingga arah strategi perusahaan,” kata Kaharuddin dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Selasa, 26 Mei 2026. 


Lanjut dia, implementasi transformasi tersebut dijalankan melalui lima pilar utama, salah satunya transformasi digital yang mengintegrasikan proses manajemen proyek, pengelolaan sumber daya manusia, hingga rantai pasok ke dalam sistem terpadu guna meningkatkan efisiensi perusahaan.

Transformasi juga dilakukan pada sektor produksi melalui modernisasi fasilitas, reorganisasi alur kerja, serta peningkatan kapasitas fabrikasi. Langkah tersebut berdampak pada peningkatan kapasitas sekaligus percepatan proses produksi. 

“Saat ini kami mampu menghasilkan 50 blok kapal per bulan dan waktu pengerjaan di dock berhasil dipangkas menjadi enam bulan dari sebelumnya mencapai dua tahun,” jelas Kaharuddin.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa transformasi yang dijalankan PT PAL turut berkontribusi terhadap peningkatan pendapatan usaha perusahaan. 

“Produk pertahanan masih menjadi kontributor utama pertumbuhan perusahaan sekaligus menegaskan kepercayaan para pemangku kepentingan terhadap kapabilitas engineering dan kemampuan produksi PT PAL,” ujarnya.

Kinerja positif tersebut tidak hanya mencerminkan meningkatnya kepercayaan terhadap kemampuan industri pertahanan nasional, tetapi juga menghadirkan dampak ekonomi yang lebih luas melalui penguatan ekosistem industri pendukung dalam negeri. 

Peningkatan aktivitas produksi dan pembangunan proyek strategis PT PAL turut mendorong pertumbuhan berbagai sektor, mulai dari industri baja nasional, manufaktur komponen, sistem kelistrikan, elektronik pertahanan, hingga teknologi maritim nasional.

Keterlibatan industri dalam negeri tersebut diharapkan dapat memperkuat transfer teknologi, meningkatkan nilai Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), memperluas penyerapan tenaga kerja, serta mendorong terbentuknya rantai pasok maritim nasional yang lebih mandiri dan berdaya saing global.

“PT PAL saat ini bukan hanya produsen kapal, tetapi juga berperan sebagai lead integrator dan national consolidator ekosistem galangan nasional dengan melibatkan industri-industri pendukung dalam negeri agar dapat tumbuh bersama,” pungkas Kaharuddin.

Melalui sinergi dalam Defend ID, PT PAL Indonesia optimistis dapat terus memperkuat posisi Indonesia sebagai kekuatan industri maritim regional sekaligus mempercepat terwujudnya industri pertahanan nasional yang mandiri, modern, dan berdaya saing global.


Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

UPDATE

Adab di Atas Selebrasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 04:12

Belgia vs Mesir Berbagi Skor 1-1

Selasa, 16 Juni 2026 | 04:10

Pidato Bernuansa Sindiran Berpotensi Memicu Reaksi Balik Publik

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:39

Membongkar Skandal #SellIndonesia, Hebatnya Rupiah Menguat

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:19

Edura School Jawab Tantangan Guru di Era Digital

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:03

SEI Bongkar Dampak Kebijakan Batu Bara Bahlil: Pasokan Tersendat, Listrik Alami Gangguan!

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:37

Mahfud MD: UU Polri Abaikan Komisi Reformasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:24

ART Indonesia Disiksa Mirip Samsak Tinju di Malaysia

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:01

Kerja Prabowo Sudah Bagus, tapi Jangan Pidato Meledek Lagi

Selasa, 16 Juni 2026 | 01:29

Sambut 1 Muharam Setop Saling Fitnah dan Provokasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 01:25

Selengkapnya