Berita

Demo massa Aliansi Masyarakat Pemerhati Hukum (AMPH) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas II Sungguminasa, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel) berlangsung ricuh. (Foto: Humas Kemenimipas)

Nusantara

Ini Kronologi Demo Berujung Ricuh di Lapas Bollangi

SELASA, 26 MEI 2026 | 19:29 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Aksi unjuk rasa yang dilakukan sejumlah massa Aliansi Masyarakat Pemerhati Hukum (AMPH), di depan Lapas Narkotika Sungguminasa atau Lapas Bollangi, Gowa, Sulawesi Selatan, pada Senin 25 Mei 2026, berujung rusuh hingga perusakan fasilitas lapas. 

Lewat unggahan video yang beredar di media sosial, seperti diunggah akun Instagram @sosmedmakassar, terlihat kondisi kerusakan di depan Lapas.

Tembok dicorat-coret hingga ada beberapa orang nekat menabrakkan sepeda motor ke pintu masuk area pengamanan, sampai mobil sound system juga masuk ke area.


Juru Bicara Ditjenpas Kemenimipas, Rika Aprianti mengungkapkan kronologi lengkap aksi demo berakhir perusakan lapas

“Unjuk rasa dilakukan oleh AMPH tanpa ada izin atau pemberitahuan surat resmi dari kepolisian, baik Polres Gowa maupun Polsek Bontomarannu,” kata Rika dalam keterangan tertulis Selasa 26 Mei 2026.

Rika mengatakan, massa merusak beberapa ruangan dan fasilitas lapas, salah satunya menabrakkan motor ke pintu ruang P2U.

“Para demonstran melakukan tindakan pengrusakan yang menyebabkan kerusakan beberapa fasilitas dan sarana, sempat melakukan pembakaran ban,” kata Rika.

Dari kesaksian pengamanan Lapas juga melihat massa membawa sejumlah senjata tajam seperti badik hingga busur panah.

"Aksi tersebut juga menimbulkan ketakutan dan keresahan masyarakat di sekitar Lapas,” kata Rika.

Pasca kejadian, Kepala Lapas langsung berkoordinasi dengan Polsek Bontomarannu dan Koramil 1409-03 untuk meminta bantuan pengamanan tambahan. 

Total delapan orang ditangkap karena diduga menjadi provokator untuk dibawa ke Polsek Bontomarannu.

“Dilakukan penggeledahan dan pemeriksaan dua antaranya positif narkoba,” tutup Rika.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

UPDATE

Fokusmaker Sentil Azis Narang: Jangan Jual SOKSI untuk Kepentingan Politik Pribadi

Sabtu, 07 November 2026 | 18:26

Airlangga Akui Kasus Penyadapan pada Presiden Ganggu Sentimen Investor

Sabtu, 07 November 2026 | 18:17

Bantah Terlibat Penyadapan Ilegal, Bahlil: Ini Ulah Abuleke

Sabtu, 07 November 2026 | 17:48

ARBI Bakal Gelar Aksi Akbar di Al-Azhar, Ini Lima Tuntutannya

Sabtu, 07 November 2026 | 17:40

HUT ke-73 KPU Dirayakan Sederhana, Refleksi Integritas Bareng Para Mantan

Sabtu, 07 November 2026 | 16:45

Ketum Peradi Profesional: Advokat Bukan Pelengkap Peradilan

Sabtu, 07 November 2026 | 16:08

Menimbang Perpres 107/2026 dan Dampaknya pada Kelancaran Pengadaan Energi

Sabtu, 07 November 2026 | 15:48

Tekanan Jual Mereda, Harga Bitcoin Menguat ke 75.928 Dolar AS

Sabtu, 07 November 2026 | 15:40

Film Rencana Besar untuk Mati dengan Tenang Tayang Jelang Imlek

Sabtu, 07 November 2026 | 15:18

Pangdam XXII/Tambun Bungai Pimpin Pemulangan Jenazah Sertu Anumerta Heri Prasetyo ke Kediri

Sabtu, 07 November 2026 | 15:14

Selengkapnya