Berita

Ibu dan kuasa hukum terdakwa Muhammad Berlian, Dadang Suganda. (Foto: RMOL/Faisal Aristama)

Politik

Keluarga Terdakwa Kasus Pembunuhan di Pemalang Ngadu ke Legislator Nasdem

SELASA, 26 MEI 2026 | 17:52 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Keluarga Muhammad Berlian, terdakwa kasus pembunuhan ayah kandung di Pemalang, Jawa Tengah, mendatangi Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 26 Mei 2026. 

Ibu dan kakak kandung Berlian diterima Anggota Komisi III DPR Fraksi Nasdem, Rudianto Lallo. Mereka meminta perlindungan sekaligus dukungan agar kasus yang berujung vonis penjara seumur hidup terhadap Berlian dapat kembali mendapat perhatian.

Dalam audiensi tersebut, keluarga menegaskan keyakinan bahwa Berlian bukan dalang pembunuhan ayahnya yang terjadi pada 2023. 


Menurut mereka, pelaku utama adalah seorang pencuri bernama Alfian. Namun, Berlian justru dituding sebagai otak kejahatan meski disebut tidak memiliki hubungan komunikasi dengan pelaku.

Menanggapi aduan itu, Rudianto Lallo menyatakan kesiapannya untuk mengawal aspirasi keluarga dan meneruskannya ke pimpinan Komisi III DPR.

"Saya secara pribadi sebagai anggota Komisi III telah mendengar aspirasi dari ibu, dan insyaallah kami akan meneruskan ke pimpinan komisi," kata Rudianto saat menerima audiensi keluarga Berlian.

Ia menjelaskan, berbagai upaya hukum telah ditempuh Berlian, mulai dari banding, kasasi hingga peninjauan kembali (PK). Namun seluruh proses tersebut belum mengubah putusan penjara seumur hidup yang dijatuhkan kepadanya.

Menurut Rudianto, keluarga terdakwa menilai terdapat sejumlah hal yang perlu mendapat perhatian lebih lanjut, terutama terkait pembuktian perkara.

"Dia (keluarga) merasa dalam pembuktian tidak ada bukti hubungan komunikasi antara pelaku dengan anaknya ini. Tapi faktanya secara hukum sudah terbukti oleh putusan hakim," kata Rudianto.

Legislator Nasdem itu juga menilai terdapat sisi menarik dalam perkara tersebut karena keluarga korban justru meragukan keterlibatan terdakwa.

"Ini kan menarik karena, korbannya bapak, pelakunya yang dituduh anaknya. Ibunya dan kakaknya merasa bukan anaknya atau adiknya yang melakukan," kata Rudianto.

Sementara itu, kuasa hukum Berlian, Dadang Suganda, menegaskan alasan pihaknya membawa persoalan tersebut ke DPR. Menurutnya, fakta-fakta yang terungkap di persidangan tidak menunjukkan adanya hubungan antara Berlian dan Alfian.

Ia juga menyoroti pertimbangan majelis hakim yang dinilai terlalu bertumpu pada hasil alat pendeteksi kebohongan atau lie detector.

"Menurut kami secara di persidangan itu tidak ada klien kami menyuruh melakukan, baik dalam seluler maupun dalam WA," kata Dadang.

Melalui pengaduan ke DPR, keluarga berharap proses penegakan hukum dapat ditinjau secara lebih objektif sehingga membuka peluang bagi Berlian memperoleh keadilan.

Kasus pembunuhan terhadap Muhammad Aldar (60), seorang juragan mainan dan sembako di Comal, Pemalang, terjadi pada November 2023. Dalam perkara tersebut, polisi menetapkan dua tersangka, yakni Muhammad Berlian yang disebut sebagai otak pembunuhan serta AN yang diduga bertindak sebagai eksekutor.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Merawat Tradisi Intelektual Mahasiswa Lewat Peluncuran Buku Pergerakan

Senin, 06 Juli 2026 | 03:59

Demokrasi Liberal dan Benteng Oligarki

Senin, 06 Juli 2026 | 03:43

ICX Realisasikan Buyback Rp71 Miliar Perkuat Sistem Tata Kelola

Senin, 06 Juli 2026 | 03:20

Polresta Bandara Soetta Bongkar Home Industry Vape Isi Ganja Beromzet Miliaran

Senin, 06 Juli 2026 | 02:59

Manifesto AJIP Bali: Ketika Pariwisata Kehilangan Arah

Senin, 06 Juli 2026 | 02:35

Perpres 111/2025 soal LGBT Ancaman Nirmiliter jadi Langkah Preventif Terukur

Senin, 06 Juli 2026 | 02:12

Nyali Semesta: Ali Khamenei dan Puncak Kepemimpinan Transendental

Senin, 06 Juli 2026 | 01:57

UMKM dan Budaya Minangkabau Bergaung di Malaysia

Senin, 06 Juli 2026 | 01:40

Jaksa telah Berubah Menjadi Pengacara Jokowi

Senin, 06 Juli 2026 | 01:20

Aiptu Sumaryanto jadi Korban Ketiga yang Gugur saat Gerebek Bandar Narkoba di Katingan

Senin, 06 Juli 2026 | 00:59

Selengkapnya