Berita

Wakabareskrim Polri Irjen Nunung Syaifuddin dalam konferensi pers di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan pada Senin, 25 Mei 2026 (Foto: RMOL/Bonfilio)

Presisi

Polisi Beberkan Dugaan Penyebab Putusnya Kabel Transmisi di Sumatra

SENIN, 25 MEI 2026 | 13:07 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Bareskrim Polri mengungkap sejumlah faktor yang diduga menjadi penyebab putusnya kabel transmisi yang memicu gangguan sistem kelistrikan atau blackout di wilayah Sumatra bagian utara pada Jumat, 22 Mei 2026.

Wakabareskrim Polri, Nunung Syaifuddin, mengatakan penyebab pasti putusnya kabel transmisi masih dalam proses pendalaman.

“Penyebab terputusnya kabel transmisi masih proses pendalaman dengan beberapa kemungkinan antara lain faktor mekanik akibat gesekan dan pengaruh angin,” kata Nunung dalam konferensi pers di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Senin, 25 Mei 2026.


Ia menjelaskan, terdapat beberapa dugaan awal yang tengah diselidiki penyidik.

Pertama, blackout diduga dipicu faktor panas akibat sambungan kabel yang longgar. Kondisi tersebut dapat menimbulkan rongga pada sambungan hingga menyebabkan kabel mengalami kerusakan.

Kedua, gangguan juga diduga dipengaruhi tarikan atau goyangan kabel akibat cuaca ekstrem. Apalagi, kabel transmisi yang terputus berada pada posisi landai sehingga lebih rentan mengalami pergerakan.

Akibat gangguan tersebut, terjadi ketidakstabilan frekuensi dan tegangan listrik yang kemudian memicu pembangkit listrik mengalami trip secara berantai. Dampaknya, pemadaman meluas ke sejumlah wilayah di Sumatra, meliputi Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Riau, Jambi, hingga sebagian Sumatra Selatan.

Di sisi lain, Nunung menegaskan hasil pemeriksaan awal menunjukkan kondisi fisik tower transmisi dalam keadaan baik dan tidak ditemukan adanya kerusakan pada struktur tower.

“Dugaan itu diperkuat oleh keterangan saksi yang kita temukan. Masyarakat sekitar lokasi kejadian menerangkan bahwa sesaat sebelum kejadian terdengar ledakan, baru kemudian terjadi pemadaman listrik di area sekitar tower transmisi,” ujar Nunung.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Baru 10 Jam, Tulisan SBY Soal Politik Liar Tembus 9 Juta Tayangan di X

Rabu, 04 November 2026 | 20:21

Menag Dorong PTKIN Jadi Pelopor Hilirisasi dan Inovasi Teknologi

Rabu, 04 November 2026 | 20:19

Polri Harus Jaga Integritas dan Kepercayaan Publik di Kasus Listyo Sigit

Rabu, 04 November 2026 | 20:17

Aturan Penyadapan Ilegal di Indonesia, Ini Ancaman Hukuman bagi Pelaku

Rabu, 04 November 2026 | 20:11

Ketum KNPI Minta Penegak Hukum Serius Usut Dugaan Penyadapan Presiden

Rabu, 04 November 2026 | 20:07

Tanggapan Allianz Setelah Digugat Rp5,2 Miliar di PN Jaksel

Rabu, 04 November 2026 | 20:02

Jorindo Indonesia Gandeng Mubarak Dubai Jalin Kerja Sama Operasi Salvage

Rabu, 04 November 2026 | 19:57

4 Kasus Penyadapan Presiden Indonesia, dari Habibie hingga Prabowo

Rabu, 04 November 2026 | 19:52

BRI Kukuhkan 35 Penerima Beasiswa BRI Fellowship Journalism 2026

Rabu, 04 November 2026 | 19:49

Kasus Intimidasi Meningkat, Dewan Pers Tegaskan Komitmen Lindungi Wartawan

Rabu, 04 November 2026 | 19:48

Selengkapnya