Berita

Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar, saat memberikan sambutan pada Pelantikan dan Rapat Kerja Nasional Pengurus Pusat Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) di Jakarta. (Foto: Kemenag)

Bisnis

Sudah Saatnya Indonesia jadi Kiblat Ekonomi Syariah Dunia

SENIN, 25 MEI 2026 | 09:06 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Sudah saatnya Indonesia mengambil peran kepemimpinan global dalam ekosistem keuangan Islam. Indonesia bisa bertransformasi menjadi produsen utama pemikiran sains, teknologi, dan sistem ekonomi syariah dunia, serta tidak menjadi konsumen pasif yang mengekor perkembangan di Timur Tengah.

Hal tersebut disampaikan Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar, saat memberikan sambutan pada Pelantikan dan Rapat Kerja Nasional Pengurus Pusat Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) di Jakarta, Minggu, 24 Mei 2026. 

Menurutnya, Indonesia punya keunggulan komparatif yang luar biasa dibandingkan negara-negara muslim lainnya di dunia.


"Sekarang sudah waktunya kita memberikan kontribusi yang lebih produktif untuk menjadi konsumsi masyarakat dunia. Bukan lagi kita harus menanti apa-apa yang lahir dari masyarakat Timur Tengah. Indonesia adalah wilayah yang paling kondusif untuk berpikir jernih, jenuin, dan tidak ada perang di sekitar kita," tegas Menag di The Tribrata Conventions Center.

MES merupakan organisasi nonprofit wadah para akademisi, praktisi, birokrat, dan pakar ekonomi Islam untuk mempercepat pengembangan dan penerapan sistem ekonomi syariah di Indonesia. 

Sejak didirikan, MES bertindak sebagai lokomotif penggerak yang aktif bersinergi dengan pemerintah, otoritas keuangan, serta pelaku usaha guna memperkuat literasi keuangan syariah dan mendorong kemandirian ekonomi umat di masyarakat.

Menag meminta pengurus MES yang baru dilantik untuk bergerak taktis menyelaraskan cetak biru program kerjanya dengan arah kebijakan strategis Presiden RI. Kolaborasi instansi dan organisasi ini diharapkan mampu menyentuh sektor riil yang berpihak pada kesejahteraan rakyat kecil.

"Saya mohon kepada kita semuanya dengan dilantiknya pengurus baru MES, insya Allah paling tidak kita juga bisa memberikan kontribusi kepada Bapak Presiden kita yang selama ini banyak berbicara tentang ekonomi hilir, ekonomi mikro, hilirisasi, dan program yang pro-kerakyatan. Itu saya kira sangat paralel dengan misi-misi MES," urai Menag.

Nasaruddin optimistis dengan masa depan ekonomi Islam di Indonesia di bawah nakhoda kepengurusan baru MES yang diisi kombinasi menteri kabinet, pakar keuangan, hingga pemuka agama. Menag juga meyakini bahwa kolaborasi antara MES dan Ikatan Ahli Ekonomi Islam (IAEI) akan melahirkan fajar baru bagi kemandirian bangsa.

"Mudah-mudahan kolaborasi ini bisa melahirkan Indonesia baru di masa depan, yang sesuai dengan harapan umat dan juga sesuai dengan harapan bangsa Indonesia. Di mana syariah diurus, di situ ada berkah yang akan melimpah," pungkasnya.



Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Baru 10 Jam, Tulisan SBY Soal Politik Liar Tembus 9 Juta Tayangan di X

Rabu, 04 November 2026 | 20:21

Menag Dorong PTKIN Jadi Pelopor Hilirisasi dan Inovasi Teknologi

Rabu, 04 November 2026 | 20:19

Polri Harus Jaga Integritas dan Kepercayaan Publik di Kasus Listyo Sigit

Rabu, 04 November 2026 | 20:17

Aturan Penyadapan Ilegal di Indonesia, Ini Ancaman Hukuman bagi Pelaku

Rabu, 04 November 2026 | 20:11

Ketum KNPI Minta Penegak Hukum Serius Usut Dugaan Penyadapan Presiden

Rabu, 04 November 2026 | 20:07

Tanggapan Allianz Setelah Digugat Rp5,2 Miliar di PN Jaksel

Rabu, 04 November 2026 | 20:02

Jorindo Indonesia Gandeng Mubarak Dubai Jalin Kerja Sama Operasi Salvage

Rabu, 04 November 2026 | 19:57

4 Kasus Penyadapan Presiden Indonesia, dari Habibie hingga Prabowo

Rabu, 04 November 2026 | 19:52

BRI Kukuhkan 35 Penerima Beasiswa BRI Fellowship Journalism 2026

Rabu, 04 November 2026 | 19:49

Kasus Intimidasi Meningkat, Dewan Pers Tegaskan Komitmen Lindungi Wartawan

Rabu, 04 November 2026 | 19:48

Selengkapnya