Berita

Sembilan WNI yang diculik Israel saat berlayar Gaza telah tiba menuju Istanbul. (Instagram/@globalpeaceconvoy)

Politik

WNl yang Disandera Israel Dijadwalkan Tiba di Indonesia Sore Ini

MINGGU, 24 MEI 2026 | 10:26 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Sejumlah warga negara Indonesia (WNI) yang sebelumnya ditahan pasukan Israel saat mengikuti misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 dijadwalkan tiba di Tanah Air pada Minggu sore, 24 Mei 2026.

Para WNI tersebut akan mendarat di Bandara Soekarno-Hatta sekitar pukul 15.30 WIB setelah diberangkatkan dari Turki usai proses deportasi.

Pihak Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia menyatakan ketibaan para WNI akan langsung disambut Menteri Luar Negeri Sugiono.


“Ada Pak Menlu. Betul, Menlu akan langsung menyambut para WNI di Bandara Soekarno-Hatta,” kata pihak Kemlu, Minggu.

Ketua Dewan Pengarah Global Peace Convoy Indonesia, Maimon Herawati, juga membenarkan jadwal kedatangan para aktivis tersebut.

“15.30 WIB mendarat,” ujarnya.

Sebelumnya, para aktivis Global Sumud Flotilla dan Freedom Flotilla Coalition dibebaskan dari Penjara Ktziot Israel pada Kamis, 21 Mei 2026 menjelang proses deportasi.

Namun, sejumlah kesaksian menyebut para aktivis mengalami tekanan psikologis hingga pelecehan seksual selama ditahan pasukan Zionis Israel.

Kelompok hak asasi manusia berbasis Israel, Adalah, menyebut pembebasan dilakukan setelah adanya konfirmasi resmi dari otoritas penjara Israel dan pejabat terkait.

Mayoritas aktivis kemudian dipindahkan menuju Bandara Ramon untuk diterbangkan ke luar negeri.


Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Tanpa Rompi dan Borgol Saat Ditahan, DPP IMM Minta Kejagung Tak Istimewakan Febrie

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:43

Belum Sebulan IPO, Direktur RANS Tiba-tiba Mundur

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:30

Revitalisasi Pengurus AMPI Perkuat Konsolidasi Organisasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:26

Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong, KPK Geledah Kediaman Kadis PUPR Bengkulu

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:09

Zulhas: Swasembada Pangan Bukan Sekadar Ekonomi, tapi Kehormatan Bangsa

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:07

PDIP Jatim Hadirkan RedTalks, Wadah Masyarakat Sampaikan Aspirasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:54

Sekolah Nasional Terintegrasi: Resep Medis Kuratif Pendidikan dan Kesehatan Anak

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:39

Tak Pakai Borgol dan Rompi, PB PMII: Febrie Adriansyah Cetak Sejarah

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:35

TB Hasanuddin: Jangan Akali Putusan MK dengan Bebani Pelanggan

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:59

Lodewijk: Ancaman Indonesia Kini Bukan Hanya Perang, tapi Ekonomi hingga Iklim

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:49

Selengkapnya