Berita

Presiden ke-7 RI Joko Widodo. (Foto: Istimewa)

Politik

Amien Rais Ingatkan Jokowi soal Kematian Pasti Datang

MINGGU, 24 MEI 2026 | 06:57 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Ambisi politik Joko Widodo (Jokowi) pasca-presiden dinilai masih menggebu-gebu, seperti pada penguasaan PSI dan melanggengkan pengaruh dinasti politik melalui anak dan menantunya. 

Ketua Majelis Syura Partai Ummat, Prof. Amien Rais mengingatkan Jokowi agar meninggalkan panggung politik. Termasuk cawe-cawe dalam urusan politik anak dan menantunya.   

"Satu hal penting yang dilupakan Jokowi, bahwa tidak ada satu orang pun di dunia ini bisa melawan waktu. Waktu itu lebih perkasa dari manusia," kata Amien Rais melalui kanal YouTube pribadinya, dikutip Minggu 24 Mei 2026.


Menurut Amien Rais, dalam Al-Qur'an Allah SWT bersumpah soal waktu, misalnya  Wal' asr (demi masa).

"Jadi Mas Jokowi, kita semua tanpa kecuali mengalami proses penuaan dan hanya menanti jadwal kematian kita," kata Amien Rais.

Di sisi lain, Amien Rais melihat cara Jokowi mencintai anak-anaknya betul-betul salah kaprah.

"Kelihatannya cinta anak tetapi sesungguhnya dia sedang bengis dan tega pada anak-anaknya sendiri," kata Amien Rais.

Amien Rais mencontohkan sikap Jokowi yang memaksakan putra sulungnya, Gibran Rakabuming Raka untuk menjadi Wapres.

"Gibran yang plonga plongo bisa menjadi wapres. Ini sesuatu yang tidak masuk akal. Juga menantunya Bobby Nasution bisa menjadi pejabat politik dan lain sebagainya," sambungnya.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

UPDATE

Analisis di Balik Penerimaan Eksepsi Dokter Tifa

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:52

Legislator PDIP Desak Pemerintah Benahi Infrastruktur Hulu Migas

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:34

Panglima TNI: Perang Narasi Salah Satu Ancaman Paling Berbahaya Saat Ini

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:17

PABPDSI Kawal Program Nasional Hingga ke Desa Lewat 8 Satgas Asta Cita

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:55

MBG dan Peluang Besar Bangun Ekonomi Desa

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:30

Pemerintah Buka Opsi Biayai Utang Proyek Whoosh Pakai Panda Bond

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:05

Korupsi Pakan Satwa Rp10,2 Miliar, DPR Minta Eks Dirut KBS Dihukum Berat

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:45

Lulus S2 Hukum, Mikael Saragih Ungkap PR Hukum Indonesia Tak Lagi soal Kekurangan UU

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:37

BEM Kristiani Se-Indonesia Desak Kejagung Segera Tangkap Febrie Adriansyah

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:16

Polri dan FBI Sepakat Perkuat Kerja Sama Penanganan Kejahatan Transnasional

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:03

Selengkapnya