Berita

Ekonom Bank Permata, Josua Pardede. (Foto: RMOL/Alifia)

Bisnis

Ekonom: Anggapan Rupiah Melemah Baik untuk RI Itu Keliru

SABTU, 23 MEI 2026 | 11:07 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Ekonom Bank Permata, Josua Pardede, mengkritik pernyataan sejumlah influencer yang menyebut pelemahan nilai tukar rupiah menguntungkan perekonomian Indonesia karena dinilai dapat mendorong ekspor.

Menurut Josua, narasi tersebut keliru karena tidak mempertimbangkan struktur industri nasional yang masih sangat bergantung pada impor bahan baku, khususnya sektor manufaktur.

“Sudah mulai beredar juga di sosial media, khususnya dari beberapa influencer maupun ahli saham. Saya bukannya against dengan mereka, tapi sudah banyak pernyataan-pernyataan yang sangat tidak mengedukasi terkait pelemahan rupiah ini,” ujar Josua, dikutip Sabtu, 23 Mei 2026.


Ia mencontohkan adanya influencer yang secara terbuka menyebut pelemahan rupiah sebagai kondisi positif bagi ekonomi nasional karena dianggap mampu meningkatkan daya saing ekspor.

“It’s good to have weakening rupiah, jelas-jelas dia mengatakan itu karena dianggap bisa mendorong ekspor. Intinya, itu suatu hal yang keliru. Kalau kita bicara pengekspor komoditas, memang pasti akan sangat diuntungkan,” katanya.

Namun, Josua menegaskan kondisi tersebut berbeda bagi industri manufaktur yang masih harus mengimpor bahan baku dari luar negeri. Pelemahan rupiah justru akan meningkatkan biaya produksi dan membebani pelaku usaha.

“Tapi kalau kita bicara industri manufaktur yang mesti mengimpor dulu bahan baku, ini pasti akan memberatkan,” lanjutnya.

Ia juga menekankan bahwa tugas utama Bank Indonesia bukan mengarahkan rupiah ke level tertentu, melainkan menjaga stabilitas nilai tukar agar dunia usaha memiliki kepastian dalam menjalankan perencanaan bisnis.

“Yang juga diharapkan oleh para pelaku usaha adalah stabilitas. Bagi pebisnis, itu penting untuk mengatur kebutuhan impor tiga bulan atau enam bulan ke depan,” jelas Josua.

Menurutnya, kestabilan kurs sangat dibutuhkan perusahaan untuk menghitung kebutuhan impor, menentukan harga produk, hingga menjalin komunikasi dengan pemasok luar negeri secara lebih terukur.

Karena itu, Josua kembali menegaskan bahwa anggapan Indonesia otomatis diuntungkan dari pelemahan rupiah merupakan pandangan yang menyesatkan.

“Pada intinya, itu adalah pernyataan yang menyesatkan kalau kita bicara Indonesia diuntungkan dengan adanya pelemahan rupiah, karena manufaktur kita pada umumnya masih lebih banyak mengimpor bahan baku,” pungkasnya.

Populer

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

Pujian Anies ke JK Benamkan Ade Armando Cs

Senin, 18 Mei 2026 | 04:20

UPDATE

Rieke Diah Pitaloka Soroti Pentingnya Integrasi Data Haji Nasional

Sabtu, 23 Mei 2026 | 10:18

Pekan Depan, Presiden dan Wapres Serahkan Hewan Kurban ke Masjid Istiqlal

Sabtu, 23 Mei 2026 | 10:01

Harga Minyak Dunia Naik Tipis di Akhir Pekan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:47

Haji 2026, Ketua Komisi VIII DPR Minta Pemerintah Waspadai Tantangan Fase Armuzna

Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:35

DPR dan Grenpace Bahas Penguatan Swasembada Pangan Lewat Hilirisasi Perkebunan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:19

Pemerintah Disarankan Dahulukan Kelompok Rentan untuk MBG

Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:09

Komisi V DPR Tinjau Gangguan GPS Penerbangan, Minta Sistem Mitigasi Diperkuat

Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:01

Indeks DXY Kokoh di 99,24, Dolar AS Dekati Level Tertinggi 6 Pekan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 08:54

Harga Tiket FIFA Matchday Timnas Indonesia Juni 2026, Ini Cara Belinya

Sabtu, 23 Mei 2026 | 08:48

Megawati dan Sri Sultan HB X Berbincang Santai di Keraton hingga Larut Malam

Sabtu, 23 Mei 2026 | 08:30

Selengkapnya