Berita

Sepatu Adidas (Foto: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Jelang Piala Dunia Saham Puma dan Adidas Kompak Naik

SABTU, 23 MEI 2026 | 10:35 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Saham perusahaan perlengkapan olahraga asal Jerman, Puma dan Adidas, menguat setelah perusahaan sepatu dan pakaian asal Amerika Serikat, Deckers Outdoor, melaporkan hasil keuangan yang lebih kuat dari perkiraan pasar.

Pada perdagangan Jumat, 22 Mei 2025, saham Puma naik sekitar 2,3 persen, sementara saham Adidas menguat sekitar 1,3 persen. Kenaikan ini terjadi setelah investor merespons positif laporan penjualan dan proyeksi bisnis Deckers Outdoor yang dinilai menunjukkan permintaan konsumen masih kuat di sektor fesyen dan perlengkapan olahraga.

Deckers Outdoor melaporkan penjualan bersih sebesar 1,12 miliar Dolar AS pada kuartal terbaru. Angka tersebut tumbuh 9,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu dan melampaui perkiraan analis yang sebelumnya memperkirakan penjualan sekitar 1,08 miliar Dolar AS.


Perusahaan juga memberikan proyeksi penjualan dan laba tahunan yang lebih tinggi dibandingkan perkiraan Wall Street. Hal ini membuat investor semakin optimistis terhadap prospek industri alas kaki dan pakaian olahraga global.

Salah satu pendorong utama kinerja Deckers Outdoor datang dari merek UGG. Penjualan bersih UGG mencapai 408,6 juta Dolar AS atau naik 9,2 persen secara tahunan, jauh di atas estimasi pasar sebesar 376,6 juta Dolar AS. Selain itu, laba operasional UGG tercatat sebesar 156,7 juta Dolar AS. Angka tersebut juga melampaui perkiraan analis yang sebelumnya berada di kisaran 136 juta Dolar AS.

Selain faktor tersebut, optimisme terhadap sektor olahraga juga diperkuat oleh persiapan Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Adidas tercatat menjadi pemasok jersey terbanyak di turnamen tersebut dengan 14 tim nasional, sementara Puma memasok 11 tim peserta.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Kembali Bongkar Peran Dirjen Bea Cukai dalam Skandal Suap Blueray Cargo

Kamis, 27 Agustus 2026 | 01:46

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya