Berita

Menteri Luar Negeri, Kerja Sama Afrika dan Warga Maroko di Luar Negeri Nasser Bourita dan Menteri Luar Negeri Republik Madagaskar Alice N’Diaye (Foto: Kerajaan Maroko)

Dunia

Madagascar Perkuat Dukungan Internasional untuk Otonomi Sahara Maroko

RABU, 20 MEI 2026 | 19:39 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Republik Madagaskar menegaskan kembali dukungannya terhadap integritas teritorial dan kedaulatan Kerajaan Maroko, sekaligus memperkuat posisi diplomatik terkait rencana otonomi Sahara di bawah kedaulatan Maroko. 

Sikap tersebut disampaikan dalam komunike bersama usai pertemuan antara Menteri Luar Negeri, Kerja Sama Afrika dan Warga Maroko di Luar Negeri Nasser Bourita dan Menteri Luar Negeri Republik Madagaskar Alice N’Diaye di Rabat.

Dalam pernyataan resmi yang dikutip Rabu, 20 Mei 2026, Madagaskar juga menekankan dukungannya terhadap peran eksklusif PBB dalam proses penyelesaian sengketa Sahara, termasuk upaya Sekretaris Jenderal PBB dan utusan pribadinya untuk mencapai solusi politik yang berkelanjutan.


“Republik Madagaskar, yang berkomitmen pada prinsip integritas teritorial Negara Anggota PBB, telah menyatakan dukungannya terhadap penghormatan kedaulatan Kerajaan Maroko dan integritas teritorialnya,” demikian bunyi komunike bersama.

Madagaskar juga menyambut baik adopsi Resolusi 2797 Dewan Keamanan PBB yang menegaskan bahwa otonomi nyata di bawah kedaulatan Maroko dapat menjadi salah satu solusi paling layak dalam penyelesaian sengketa tersebut.

“Dalam semangat ini, Republik Madagaskar menyambut baik diadopsinya Resolusi 2797 oleh Dewan Keamanan PBB yang menegaskan bahwa ‘otonomi sejati di bawah kedaulatan Maroko dapat menjadi salah satu solusi yang paling layak,’” lanjut pernyataan itu.

Lebih jauh, Madagaskar menyatakan dukungan terhadap Inisiatif Otonomi Maroko yang dinilai sejalan dengan konsensus internasional yang terus menguat, seiring dinamika diplomasi global yang didorong oleh Raja Mohammed VI dalam memperluas dukungan terhadap rencana tersebut.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

RUU Perampasan Aset Diusulkan Ganti Nama, Berikut Nomenklaturnya

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:07

Purbaya Sudah Cairkan Rp20,5 Triliun ke 490 Pemda buat Gaji PPPK

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:52

Koperasi Jadi Kunci Hilirisasi Sawit dan Penguatan Daya Tawar Petani

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:50

Songs for Sumatera-Human Initiative Pulihkan Fasilitas MIN 4 Aceh Tamiang

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:38

Subsidi Pertalite Bocor, Kelompok Kaya Masih Nikmati Kucuran Negara

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:32

Pengacara Gus Yaqut Bongkar Duduk Persoalan Pembagian Kuota Haji Tambahan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:16

Usai Bertemu Purbaya, Bahlil Bakal Perketat Orang Kaya yang Pakai Pertalite

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:58

12 Saksi Diperiksa, Sekretaris Kepala BGN Ikut Terseret Kasus MBG

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:46

Rudy Tanoe Irit Bicara soal Korupsi Penyaluran Bansos Usai Diperiksa KPK 4,5 Jam

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:42

Selengkapnya