Berita

Presiden Prabowo Subianto. (Foto: Sekretariat Presiden)

Politik

Program Cold Storage Prabowo Dinilai Bukti Keberpihakan ke Nelayan

RABU, 20 MEI 2026 | 14:57 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Langkah Presiden Prabowo Subianto yang ingin membangun gudang pendingin (cold storage) dalam program Kampung Nelayan disambut positif Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PKB, Usman Husin.

Kebijakan ini dinilai sebagai langkah nyata pemerintah mendongkrak kesejahteraan masyarakat pesisir di seluruh Indonesia.

“Kami menyambut baik instruksi Presiden Prabowo untuk membangun cold storage bagi nelayan. Ini merupakan bagian dari program pemerintah yang harus mendapat dukungan bersama. Kami menilai, ini adalah bukti keberpihakan Presiden kepada nelayan Indonesia. Kami berharap program ini segera dijalankan di seluruh pelosok Indonesia," ujar Usman Husin di Jakarta, Rabu, 20 Mei 2026.


Namun, Usman mengingatkan agar proyek strategis ini dikawal ketat dari hulu ke hilir. Ia menegaskan perluasan fasilitas ini harus berjalan transparan demi menghindari adanya celah korupsi atau salah sasaran.

Usman memaparkan, masalah klasik nelayan domestik hingga kini adalah anjloknya kualitas dan harga jual ikan akibat ketiadaan alat pengawetan yang memadai setelah melaut. Fasilitas pendingin yang merata diklaim mampu memutus rantai kerugian tersebut sekaligus meningkatkan posisi tawar nelayan di hadapan para tengkulak.

“Bayangkan saja, para nelayan sudah melaut dengan susah payah untuk mendapatkan ikan, tetapi hasil tangkapannya tidak bisa bertahan lama karena tidak memiliki ruang pendingin yang memadai. Padahal, jika tersedia fasilitas pendingin yang baik, hasil tangkapan ikan dapat disimpan lebih lama, kualitasnya tetap terjaga, dan nilai ekonominya juga meningkat sehingga berdampak pada kesejahteraan nelayan,” bebernya.

Merujuk pada data nasional, sektor swasta saat ini masih mendominasi kepemilikan cold storage dengan 1.882 unit (kapasitas 795.653 ton). Angka tersebut timpang jauh dengan milik pemerintah pusat dan daerah yang hanya tersedia 228 unit dengan kapasitas mini sebesar 18.313 ton.

“Jumlah cold storage yang ada saat ini tentu perlu terus ditingkatkan dan diperluas. Indonesia adalah negara maritim dengan kekayaan sumber daya laut yang sangat besar. Potensi luar biasa ini harus dikelola secara maksimal agar benar-benar memberikan manfaat bagi kesejahteraan nelayan dan ketahanan pangan nasional,” pungkasnya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Siapa di Balik Penyadapan Presiden Prabowo?

Kamis, 05 November 2026 | 06:29

Mengendus Pasal Makar

Kamis, 05 November 2026 | 06:14

DPRD Dukung Roadshow Pramono Anung ke 44 Kecamatan

Kamis, 05 November 2026 | 06:04

Mengenal Listyo Sigit, Eks Kapolri yang Jadi Raja Oknum

Kamis, 05 November 2026 | 05:57

Penyadapan Presiden Prabowo Bukan Kasus Biasa

Kamis, 05 November 2026 | 05:43

BPOM Buka Suara soal Vape Mengandung Obat Bius Etomidat dan Ketamin

Kamis, 05 November 2026 | 05:10

Intelektualisme Pemuda Kunci Memperkuat Persatuan Bangsa

Kamis, 05 November 2026 | 04:44

Kasus Listyo Sigit Imbas Sistem UUD 2002 yang Memproduksi Kegaduhan

Kamis, 05 November 2026 | 04:26

PAM Jaya Raih Penghargaan Pembayar Pajak Terbesar di Jakpus

Kamis, 05 November 2026 | 04:22

MUI: Penyadapan Presiden Kategori Tajassus dan Berdosa

Kamis, 05 November 2026 | 04:08

Selengkapnya