Berita

Dua pelaku pengeroyokan dan penembakan menyerahkan diri ke Polsek Muara Lakitan. (Foto: RMOLSumsel)

Presisi

Dua Pelaku Penembakan di Musi Rawas Menyerahkan Diri

Senpi Rakitan Ditemukan di Sumur
RABU, 20 MEI 2026 | 02:36 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

.Dua pelaku pengeroyokan dan penembakan terhadap warga Dusun VI Desa Semete, Kecamatan Muara Lakitan, Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan, akhirnya menyerahkan diri ke Polsek Muara Lakitan, pada Selasa 19 Mei 2026 sekitar pukul 13.00 WIB.

Kedua pelaku yakni Genda (26) dan Alfa (25), warga setempat. Polisi juga mengamankan senjata api (senpi) rakitan jenis pistol yang diduga digunakan untuk menembak korban.

Kapolsek Muara Lakitan Senpi Rakitan Ditemukan di Sumur mengatakan, senpi tersebut sempat dibuang oleh pelaku ke dalam sumur di belakang rumahnya.


“Genda menjelaskan bahwa senpi itu dibuang ke dalam sumur belakang rumahnya,” ujar Hendrawan, dikutip dari RMOLSumsel.

Senjata tersebut langsung diamankan sebagai barang bukti dan bersama kedua pelaku dibawa ke Sat Reskrim Polres Musi Rawas untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Diketahui, total pelaku dalam kasus ini berjumlah lima orang. Hingga saat ini, tiga pelaku telah diamankan, yakni Jon, Genda, dan Alfa. Sementara dua pelaku lainnya masih dalam pengejaran polisi.

Peristiwa penembakan ini terjadi di Dusun VI Desa Semete, Kecamatan Muara Lakitan, Senin 18 Mei 2026 sekitar pukul 15.00 WIB.

Kasus bermula saat dua unit mobil Mitsubishi Triton dan Toyota Yaris yang ditumpangi para pelaku mendatangi rumah korban. Setibanya di lokasi, para pelaku langsung menantang dan memarahi korban hingga terjadi cekcok yang berujung pengeroyokan.

Situasi kemudian berkembang menjadi penembakan. Korban Sansai mengalami luka tembak di lengan kanan, sementara Edo mengalami luka tembak di bagian leher kanan.

Kedua korban sempat dilarikan ke Puskesmas Muara Lakitan sebelum akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Sobirin Muara Beliti untuk mendapatkan perawatan intensif. 

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Lepas Status WNI Kena Tarif Rp5 Juta, Ini Kata Ketua DPR

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:23

KPK Panggil Lima Pejabat BPK Sumsel

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:16

Saham BUMI Menguat 6 Persen pada Sesi I, Bukukan Transaksi Rp727,5 Miliar

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:15

Pengisian Jabatan di Kemenag Dituntut Adil dan sesuai Meritokrasi

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:08

Bisa Jadi Ada Aparat Lain Seperti Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:06

Sekolah Negeri Sepi Peminat Harus Jadi Perhatian

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:05

Mereduksi Bobot Kekuasaan Gibran Lewat Pergeseran Posisi Duduk Wapres

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:04

Sepak Bola Berbasis Bukti

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:50

DPR Minta Kesetaraan Penanganan Kasus Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:39

Babinsa dan Bhabinkamtibmas Dilibatkan dalam Pemungutan Pajak Berpeluang Gerus Kepercayaan Publik

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:38

Selengkapnya