Berita

Managing Director ES International Event Management Sdn Bhd yang juga Managing Director PT Indonesia Mass Event Management, Dato Chong (kedua dari kanan) dalam konpres di Jakarta, Selasa, 19 Mei 2026. (Foto: RMOL/Bonfilio)

Bisnis

IIES 2026 Hadirkan Teknologi Industri Dongkrak Perekonomian Indonesia

SELASA, 19 MEI 2026 | 21:42 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Indonesia Import & Export Branding Showcase (IIES) 2026 bakal berlangsung di ICE BSD, Tangerang Selatan, Banten, pada 18-20 Juni 2026.

IIES 2026, juga dibarengi dengan Indonesia International Textile & Clothing Industry Fair (ITC), serta Indonesia International Footwear Machinery & Material Industry Fair (IFM).

Ajang tersebut menghadirkan beragam inovasi dari produk wellness & perawatan kecantikan, peralatan pintar & produk smart commodity, makanan & minuman, budaya, fashion apparel, kain & produk kulit, hadiah dekorasi rumah tangga, dan bahan bangunan.


Salah satu yang jadi fokus dalam pameran ini adalah teknologi industri dan perangkat pintar. Penyelenggara pun menilai kebutuhan industri terhadap teknologi produksi yang lebih modern terus meningkat dari tahun ke tahun, seperti di teknologi mesin industri, tekstil atau pakaian.

"Sejalan dengan perkembangan pasar dan kebutuhan industri saat ini, kami memutuskan untuk memfokuskan seluruh upaya pengembangan pada rangkaian platform perdagangan khusus yang lebih terarah,” kata Managing Director ES International Event Management Sdn Bhd yang juga Managing Director PT Indonesia Mass Event Management, Dato Chong Chong Tik dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa, 19 Mei 2026.

Dato Chong juga menyebut perangkat rumah tangga pintar, produk gaya hidup modern, sampai dengan solusi industri berbasis otomasi bakal ditampilkan oleh peserta dari berbagai negara.

Itu sebabnya, ia optimistis Indonesia memiliki potensi pasar yang sangat besar untuk mengangkat ekonomi di kawasan ASEAN.

“IIES 2026 akan menjembatani pelaku usaha internasional dengan pembeli, distributor, importir, dan komunitas bisnis lokal melalui program business matching dan pertemuan dagang langsung,” jelas Dato Chong.

Sementara itu, Direktur PT Solindo Duta Praga, Khaerany Jamila menjelaskan bakal ada sekitar 320 booth stand dalam pameran ini.

"Event ini bisa meningkatkan industri, pengembangan merek dagang dan menambah pertumbuhan ekonomi bagi Indonesia maupun Cina," pungkas Khaerany.


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

UPDATE

Bareskrim Gerebek 9 Lokasi Rawan Narkoba di Sumut, Puluhan Pengedar dan Pemakai Diamankan

Senin, 12 Oktober 2026 | 12:28

Pasar Serdang Kemayoran Segera Direvitalisasi

Senin, 12 Oktober 2026 | 12:15

Hadiah Bibit Korupsi

Senin, 12 Oktober 2026 | 12:01

Aparat Usut Dugaan Investasi Emas Bodong Rp25 Miliar yang Seret Sejumlah Artis

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:55

Putusan MK soal Gibran Bergulir ke Ranah Politik

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:39

Karhutla Belum Tuntas, Pemerintah Kaji Langkah Penanganan Terbaik

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:34

Kemenhub Catat 1.673 Penerbangan Terdampak Karhutla: 907 Batal

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:17

Radja Nainggolan Ungkap Penyesalan Besar Belum Pernah Bela Timnas Indonesia

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Trump Pertimbangkan Bantu Arab Saudi Perangi Houthi

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:48

Selengkapnya