Berita

Handi Priyanto dilantik sebagai Sekretaris Daerah Kota Semarang. (Foto: Istimewa)

Nusantara

Sekda Kota Semarang Dilantik, Raih Nilai Tertinggi di Seleksi

SELASA, 19 MEI 2026 | 16:36 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Handi Priyanto dilantik sebagai Sekretaris Daerah Kota Semarang, setelah dinyatakan meraih nilai tertinggi dalam seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Sekretaris Daerah Kota Semarang yang berlangsung selama tiga bulan sejak Februari 2026.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng menegaskan, penetapan tersebut dilakukan sesuai mekanisme yang berlaku dan tanpa intervensi.

"Panselnya tidak bisa diintervensi. Sangat kredibel. Sampai akhir waktu saya mendapatkan laporan nilai tertinggi memang diperoleh oleh Pak Handi," kata Agustina dalam keterangan tertulis, Selasa 19 Mei 2026.


Seleksi terbuka Sekda Kota Semarang dilaksanakan secara transparan dengan melibatkan panitia seleksi independen baik birokrat maupun akademisi.

Seluruh tahapan, mulai seleksi administrasi, uji gagasan tertulis, asesmen kompetensi, rekam jejak hingga wawancara akhir, juga telah memperoleh rekomendasi resmi Badan Kepegawaian Negara. 

Agustina pun memastikan seluruh prosedur dilaksanakan secara utuh tanpa tahapan yang dilompati.

"Tentu mekanisme yang dijalani sudah sesuai. Selain itu juga prosesnya utuh. Di Kota Semarang ini untuk administrasinya komplit," ujarnya.

Ia menambahkan, Sekda definitif akan langsung dihadapkan pada sejumlah pekerjaan rumah strategis, antara lain percepatan penanganan banjir dan genangan, pengawalan pelaksanaan MTQ tingkat nasional agar kawasan Simpang Lima bebas banjir, integrasi layanan digital Semarang Dalam Genggaman, serta penguatan koordinasi lintas perangkat daerah untuk menurunkan angka stunting, kemiskinan, dan putus sekolah.

"Kita punya PR besar, Pak Handi dan teman-teman. Akan ada MTQ, tuan rumahnya Kota Semarang. Ini tantangan pertama untuk dapat mengorkestrasi teman-teman bagaimana caranya Simpang Lima ini tidak banjir," pungkasnya.

Handi Priyanto sebelumnya berkarier panjang di Pemerintah Kota Malang dan terakhir menjabat Kepala Badan Pendapatan Daerah Kota Malang.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

Komisi XIII DPR Soroti Perlindungan Hukum Pelaku Usaha yang Tabrak Aturan

Senin, 29 Juni 2026 | 12:22

Ketika Jalanan Pindah ke Dalam Genggaman

Senin, 29 Juni 2026 | 12:07

Gaya Komunikasi Presiden Prabowo Berisiko Menenggelamkan Kinerja Pemerintah

Senin, 29 Juni 2026 | 12:01

KPK Periksa Saksi Swasta dalam Kasus Gratifikasi Produksi Batu Bara di Kukar

Senin, 29 Juni 2026 | 11:54

Harga Bapok Kompak Anjlok, Telur Ayam Turun Jadi Rp28.850/Kg

Senin, 29 Juni 2026 | 11:32

Kasus YTR Jadi Alarm, Garnita NasDem Minta Negara Perkuat Perlindungan Perempuan

Senin, 29 Juni 2026 | 11:15

Safari Politik Jokowi Dibungkus Ritual Adat untuk Dongkrak Publisitas PSI

Senin, 29 Juni 2026 | 11:13

Petugas Haji Masih Bersiaga hingga Kepulangan Kloter Terakhir

Senin, 29 Juni 2026 | 11:07

Kenaikan Beruntun CPO Malaysia Didorong Sentimen Minyak Global

Senin, 29 Juni 2026 | 10:57

Prabowo Ingatkan Ancaman AI, Akademisi Diminta Antisipasi Dampaknya

Senin, 29 Juni 2026 | 10:52

Selengkapnya