Berita

Ketua Komite Pengarah Aliansi Rakyat Indonesia Bela Palestina (ARI-BP), M. Din Syamsuddin. (Foto: Dokumentasi RMOL/Istimewa)

Politik

Din Syamsuddin:

Pemerintah Harus Segera Bebaskan WNI yang Diculik Tentara Israel

SENIN, 18 MEI 2026 | 20:51 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pemerintah Indonesia didesak segera mengambil langkah cepat untuk membebaskan warga negara Indonesia (WNI) yang ditahan tentara Zionis Israel saat menjalankan misi kemanusiaan ke Gaza, Palestina.

Ketua Komite Pengarah Aliansi Rakyat Indonesia Bela Palestina (ARI-BP), M. Din Syamsuddin, menilai tindakan Israel terhadap para relawan kemanusiaan, termasuk wartawan Republika, merupakan bentuk kejahatan kemanusiaan.

“Penculikan para Relawan Kemanusiaan dari Indonesia termasuk Wartawan Republika oleh Tentara Zionis Israel adalah kekejaman, kekejian, dan kejahatan kemanusiaan. Mereka pergi ke Gaza/Palestina bersama para relawan mancanegara bertujuan untuk membawa bantuan kemanusiaan dan memberi dukungan moril bagi Rakyat Gaza yang menderita,” ujar Din dalam keterangannya, Senin, 18 Mei 2026.


Menurut Din, pemerintah memiliki tanggung jawab konstitusional untuk melindungi seluruh warga negara Indonesia di mana pun berada. Karena itu, dia meminta langkah diplomatik segera dilakukan demi keselamatan para relawan tersebut.

“Pemerintah Indonesia harus segera bertindak menyelamatkan mereka. Sangat dikhawatirkan mereka menerima perlakuan kekerasan dan kejam oleh Tentara Zionis Israel. Tindakan cepat Pemerintah Indonesia adalah Amanat Konstitusi bahwa Pemerintah bertanggung jawab melindungi segenap warga bangsa,” jelasnya.

Selain itu, Din yang juga mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah ini meminta Indonesia menggunakan berbagai jalur internasional untuk menekan Israel agar segera membebaskan WNI yang ditahan.

“Saatnya Indonesia bicara pada Forum Board of Peace (BoP) agar Netanyahu membebaskan Warga Negara Indonesia yang ditahannya,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, jurnalis Republika Bambang Noroyono alias Abeng dikabarkan diculik oleh Pasukan Israel.

Melalui video yang disiarkan di akun instagram resmi @republikaonline, Abeng ikut dalam pelayaran misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2026.

Selain Abeng, Jurnalis Republika lain atas nama Thoudy Badai juga ikut dalam pelayaran misi kemanusiaan ini.

Merespons insiden itu, Pemimpin Redaksi Republika, Andi Muhyiddin mengecam aksi penculikan oleh tentara Zionis Israel tersebut. 

"Kami mengecam keras tindakan intersepsi yang dilakukan militer Zionis Israel terhadap kapal misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla di perairan internasional. Tindakan ini pelanggaran serius terhadap hukum internasional, prinsip kemanusiaan universal, serta kebebasan sipil warga dunia yang membawa bantuan bagi rakyat Palestina di Gaza," kata Andi sesaat lalu.


Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Plesetan Gelar Adat Jokowi: ‘Baginda Raja Rakus Bin Tamak’

Minggu, 28 Juni 2026 | 05:50

Proyek Kapal Perang Filipina di PT PAL Dongkrak Industri Lokal Naik Kelas

Minggu, 28 Juni 2026 | 05:20

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

Pengelolaan Sawit Butuh ‘Nexus Baru’ Hidupkan Ekonomi Sirkular

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:39

Program BISA Biru TelkomGroup Lestarikan Ekosistem Terumbu Karang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:19

TNI dan Tentara Malaysia Perkuat Kesiapsiagaan dan Kerja Sama Kemanusiaan

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:57

Perjanjian Kerja Bersama Cerminkan Hubungan Industrial yang Sehat

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:45

Sultan Didapuk jadi Ketum TP Sriwidjaja Perkuat Pembangunan Daerah

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:20

Indonesia Berpotensi Terima 260 Juta Dolar AS Lindungi Ekosistem Laut

Minggu, 28 Juni 2026 | 02:59

Politisi Mutan Bernama Prabowo

Minggu, 28 Juni 2026 | 02:45

Selengkapnya