Berita

Presiden Prabowo Subianto meresmikan Museum Marsinah dan berziarah ke makam aktivis buruh tersebut. (Foto: Setpres)

Politik

Prabowo Hidupkan Kembali Ingatan tentang Marsinah

SENIN, 18 MEI 2026 | 13:25 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Fahri Hamzah menilai langkah Presiden Prabowo Subianto meresmikan Museum Marsinah dan berziarah ke makam aktivis buruh tersebut sebagai pengingat bahwa negara tidak boleh melupakan perjuangan kaum pekerja.

Lewat akun X resminya, Fahri menyoroti momen ketika Prabowo datang langsung ke Desa Nglundo, Nganjuk, pada Sabtu, 16 Mei 2026, untuk meresmikan Museum Ibu Marsinah yang dibangun dari iuran buruh dan diprakarsai Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI).

“Barangkali kita melupakan Marsinah. Presiden mengingatkan!” tulis Fahri, dikutip Senin, 18 Mei 2026.


Menurut Fahri, peresmian museum dan pemberian gelar Pahlawan Nasional kepada Marsinah menjadi peristiwa penting karena negara akhirnya memberikan penghormatan kepada buruh perempuan yang dibunuh setelah memperjuangkan hak pekerja pada 1993 silam.

Ia mengingatkan, Marsinah bukan sekadar simbol perjuangan, melainkan sosok yang memperjuangkan hak dasar buruh, mulai dari upah layak hingga perlindungan negara terhadap pekerja.

“Seorang presiden Indonesia berziarah ke makam seorang buruh perempuan yang kasus hukumnya tidak pernah tuntas diadili. Yang namanya selama bertahun-tahun lebih sering disebut di spanduk demonstrasi daripada di kantor pemerintah apalagi istana. Itu bukan sesuatu yang bisa diremehkan,” tulisnya.

Fahri juga mengutip pidato Prabowo saat peresmian museum yang menyebut tragedi kematian Marsinah seharusnya tidak perlu terjadi di negara yang berdiri di atas dasar Pancasila dan keadilan sosial.

Namun demikian, Fahri menegaskan penghormatan terhadap Marsinah tidak boleh berhenti pada seremoni, museum, maupun pemberian gelar pahlawan. Menurutnya, negara harus memastikan keberpihakan terhadap pekerja benar-benar diwujudkan dalam kebijakan nyata.

“Sekarang giliran kita memastikan bahwa penghormatan itu bukan hanya terjadi di depan kamera — tapi terus mengalir dalam setiap kebijakan yang melindungi dan berpihak kepada pekerja,” tandasnya.



Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Utang dan Delusi Pembangunan

Rabu, 16 September 2026 | 05:52

Tak Ulangi Kesalahan Purbaya, Suahasil Diharapkan Terus Gelorakan Ekonomi Konstitusi

Rabu, 16 September 2026 | 05:22

Pengukuhan Pengurus PERKAPI Bakal Dihadiri Menhum dan Ketua Komisi XIII DPR

Rabu, 16 September 2026 | 04:44

Fungsi KDKMP yang ‘Disabotase’

Rabu, 16 September 2026 | 04:24

Menhan Sjafrie Apresiasi Bantuan Jepang dalam Atasi Karhutla

Rabu, 16 September 2026 | 03:57

Politikus Senior PKS: PPHN Jangan jadi RPJPN Kedua

Rabu, 16 September 2026 | 03:30

38 Aset Senilai Rp846 Miliar Disita Kejagung dalam Kasus Febrie

Rabu, 16 September 2026 | 03:03

Kegiatan Belajar di SMPN 16 Medan Pulih 100 Persen Usai Dilanda Banjir

Rabu, 16 September 2026 | 02:48

WNA Malaysia Laporkan Pamen Polri Terkait Kasus Investasi Emas ke Bareskrim

Rabu, 16 September 2026 | 02:24

Kemensos Apresiasi Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Sulsel Mulai Beroperasi

Rabu, 16 September 2026 | 01:59

Selengkapnya