Berita

Pakar ekonomi senior Indef Profesor Didik J Rachbini saat ditemui di kantor Indef, ITS Tower, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (13/12). (Foto: RMOL)

Bisnis

Pakar Soroti Masalah Struktural yang Hambat Investasi Asing ke RI

SENIN, 18 MEI 2026 | 09:56 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pakar ekonomi Prof. Didik J. Rachbini mengungkap adanya persoalan struktural di pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang dinilai menghambat masuknya investasi ke Republik Indonesia (RI).

Menurutnya, pertumbuhan ekonomi nasional yang stagnan di kisaran 5 persen sebenarnya masih dapat didorong melalui peningkatan investasi. Namun, persoalan mendasar dalam tata kelola pemerintahan dinilai masih menjadi hambatan utama.

“Sekarang ada masalah struktural, masalah daya saing, dan masalah institusi ekonomi nasional. Sampai sekarang investasi asing enggan masuk ke Indonesia,” ujar Prof. Didik J. Rachbini kepada Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL, Senin, 18 Mei 2026.


Rektor Universitas Paramadina itu menilai capaian investasi asing Indonesia masih tertinggal dibanding sejumlah negara di kawasan Asia Tenggara.

“Secara relatif dibandingkan negara lain, Indonesia kalah telak. Investasi asing yang masuk ke Indonesia hanya sekitar 1,8 persen terhadap PDB (produk domestik bruto), sehingga masuk kategori tidak memadai,” tuturnya.

Pendiri Institute for Development of Economics and Finance atau INDEF tersebut kemudian membandingkan capaian investasi asing Indonesia dengan beberapa negara tetangga.

“Investasi asing yang masuk ke Vietnam mencapai 4,2 persen, Malaysia 3,7 persen, dan Singapura 27,8 persen,” pungkasnya.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Utang dan Delusi Pembangunan

Rabu, 16 September 2026 | 05:52

Tak Ulangi Kesalahan Purbaya, Suahasil Diharapkan Terus Gelorakan Ekonomi Konstitusi

Rabu, 16 September 2026 | 05:22

Pengukuhan Pengurus PERKAPI Bakal Dihadiri Menhum dan Ketua Komisi XIII DPR

Rabu, 16 September 2026 | 04:44

Fungsi KDKMP yang ‘Disabotase’

Rabu, 16 September 2026 | 04:24

Menhan Sjafrie Apresiasi Bantuan Jepang dalam Atasi Karhutla

Rabu, 16 September 2026 | 03:57

Politikus Senior PKS: PPHN Jangan jadi RPJPN Kedua

Rabu, 16 September 2026 | 03:30

38 Aset Senilai Rp846 Miliar Disita Kejagung dalam Kasus Febrie

Rabu, 16 September 2026 | 03:03

Kegiatan Belajar di SMPN 16 Medan Pulih 100 Persen Usai Dilanda Banjir

Rabu, 16 September 2026 | 02:48

WNA Malaysia Laporkan Pamen Polri Terkait Kasus Investasi Emas ke Bareskrim

Rabu, 16 September 2026 | 02:24

Kemensos Apresiasi Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Sulsel Mulai Beroperasi

Rabu, 16 September 2026 | 01:59

Selengkapnya