Berita

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Lampung, Kombes Heri Rusyaman. (Foto: Robin)

Presisi

Dugaan Ijazah Palsu Anggota DPRD Tubaba EF Masuk Tahap P-19

SENIN, 18 MEI 2026 | 06:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Kasus dugaan menggunakan ijazah Paket C palsu dengan tersangka Anggota DPRD Tulang Bawang Barat (Tubaba) EF terus bergulir.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Lampung, Kombes Heri Rusyaman mengatakan, mengenai perkembangan kasus penggunaan ijazah palsu, sementara ini masih tahap P-19.

"Mudah-mudahan berkasnya segera lengkap atau P-21," kata Heri Rusyaman, Minggu 17 Mei 2026.


Menurutnya, dalam penanganan kasus dugaan penggunaan ijazah palsu, tentunya dimulai dari asal mulanya. Proses itu yang masih didalami oleh penyidik, termasuk siapa yang membuatnya.

"Nah, setelah itu kita masuk ke part dua dari tersangkanya. Mengenai ada atau tidaknya kasus serupa, sementara ini tidak ada," kata Heri, dikutip dari RMOLLampung.

Sebelumnya petugas Subdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Lampung menetapkan Anggota DPRD Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) berinisial EF dari Partai Demokrat sebagai tersangka pada Februari 2026 lalu. 

Tersangka EF diduga menggunakan ijazah Paket C yang seolah-olah dikeluarkan oleh PKBM Banjar Baru, Kabupaten Tulang Bawang Barat, sebagai syarat pencalonan legislatif pada Pemilu 2024.

Dari hasil penyidikan dan pemeriksaan petugas Ditreskrimsus Polda Lampung dengan Dinas Pendidikan, EF diketahui tidak pernah mengikuti kegiatan belajar mengajar di lembaga pendidikan tersebut.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

KPK Benaran Sakit Jiwa, Gedung Merah Putih Mending untuk Merawat ODGJ

Kamis, 16 Juli 2026 | 19:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Harga Minyak Dunia Menetap di Level 84 Dolar AS

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:17

Kejaksaan Agung Casablanca Bebaskan A.M. demi Jaga Objektivitas Proses Hukum

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:16

Usulan Nasdem Naikkan Ambang Batas Diduga untuk Jegal PSI

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:14

Komisi XII DPR: Kelangkaan BBM di Sumut Bukan Persoalan Biasa

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:58

IHSG Balik Arah ke Zona Merah, Dolar AS Melemah ke Rp17.943

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:45

Pertarungan Bisnis Adidas-Nike dan Pundi Pundi FIFA di Piala Dunia 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:44

Pulau Baai Butuh Solusi Permanen, Bukan Pengerukan Berulang

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:39

Emas Antam Anjlok Rp27.000, Satu Gram Jadi Rp2,6 Juta

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:31

Bobby Adhityo Dicecar KPK soal Pengaturan Temuan Audit BPK

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:26

Terungkap, 307 Ribu QR Code BBM Subsidi Bermasalah Diblokir

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:17

Selengkapnya