Berita

Konferensi pers Kementerian Agama terkait penetapan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. (Foto: YouTube Kemenag)

Politik

Pemerintah Tetapkan Hari Raya Iduladha 27 Mei 2026

MINGGU, 17 MEI 2026 | 19:32 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kementerian Agama (Kemenag) resmi menetapkan perayaan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026 Masehi.

Keputusan tersebut diambil setelah Kemenag menggelar Sidang Isbat Penetapan 1 Dzulhijah 1447 Hijriah di Kantor Kemenag, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu malam, 17 Mei 2026.

Menteri Agama (Menag), Prof KH Nasaruddin Umar menjelaskan, penetapan ini dilakukan dengan mengintegrasikan data hisab dan hasil ruqyatul hilal, serta memerhatikan kriteria Mabims (Menteri-menteri Agama se-Asia Tenggara) dan prinsip wilayatul hukm.


"Sehingga putusan yang diambil ini bisa menjadi rujukan bersama masyarakat," ujar Menag Nasaruddin Umar saat memimpin konferensi pers.

Sidang Isbat tersebut turut dihadiri oleh Ketua Komisi VIII DPR Hidayat Nur Wahid, Sekjen MUI, jajaran Kemenag, pimpinan ormas Islam, serta para pakar falak dan astronomi dari berbagai perguruan tinggi, BMKG, hingga BRIN.

Nasaruddin memaparkan, rangkaian sidang dimulai dengan seminar terbuka mengenai dasar penetapan awal bulan qomariyah, metode, serta prinsipnya. Acara kemudian dilanjutkan dengan diskusi panel bersama para narasumber mengenai ilmu hisab-ruqyat dan ilmu falak dari berbagai sudut pandang.

Berdasarkan data posisi hilal hasil hisab hari ini di seluruh Indonesia, ketinggian hilal berada di atas ufuk berkisar antara 3 derajat 17 menit 33 detik sampai 6 derajat 56 menit 58 detik. Sementara sudut elongasi berada di antara 8 derajat 56 menit 49 detik sampai 10 derajat 37 menit 7 detik.

"Pada pelaksanaan ruqyatul hilal 1 Dzulhijah 1447 Hijriah, Kemenag melaksanakan pengamatan pada 88 titik di seluruh Indonesia," urai Nasaruddin.

Dari puluhan titik tersebut, hilal terkonfirmasi terlihat oleh KH Su’udul Azka dan Sarkasi di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur. Keduanya juga telah disumpah oleh Hakim Pengadilan Agama Lamongan, Tommi Asram.

Mantan Imam Besar Masjid Istiqlal itu memastikan, seluruh hasil pengamatan sudah dikumpulkan sebagai laporan resmi untuk menjadi bahan pertimbangan utama dalam Sidang Isbat.

Nasaruddin menegaskan, perpaduan data hisab dan kesaksian ruqyat dari berbagai wilayah di Indonesia ini membuat keputusan pemerintah dalam menetapkan awal Dzulhijah menjadi sangat objektif, ilmiah, dan dapat dipertanggungjawabkan.

"Berdasarkan hasil hisab serta adanya laporan hilal tersebut, disepakati bahwa tanggal 1 Zulhijah 1447 Hijriah jatuh pada hari Senin, tanggal 18 Mei 2026 Masehi," jelasnya.

"Dan dengan demikian, Hari Raya Iduladha tanggal 10 Zulhijah 1447 Hijriah jatuh pada hari Rabu, tanggal 27 Mei 2026 Masehi," demikian sapa Nasaruddin menutup pengumuman resmi pemerintah.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Direksi BUMN Butuh Kepastian Hukum, Bukan Kekebalan

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:59

Menkop dan Wantimpres Rocky Gerung Hadiri Pra Kongres Syarikat Islam ke-42

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:50

Kakak Kandung Ridwan Kamil Dicecar KPK soal Kasus Korupsi bjb

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:46

IHSG Menguat 1,36 Persen, Rupiah Masih Dibayangi Konflik Timur Tengah

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:38

Legislator PDIP Ungkap Sejumlah Isu yang Dibahas dalam Revisi UU Pemilu

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:21

BOP Pantura Bentukan Prabowo untuk Jaga Kawasan Pesisir

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:04

Perampasan Aset Tanpa Pemidanaan Rentan Disalahgunakan

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:56

Warek Unsoed Dicecar KPK soal Mekanisme PMB Jalur Mandiri

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:37

Fitch Pertahankan Rating Tertinggi BTN, Peran di Program 3 Juta Rumah jadi Kunci

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:35

GWS Dorong UMKM jadi Ruang Perempuan Perkuat Peran Ekonomi

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:25

Selengkapnya