Berita

Menteri Agama Nasaruddin Umar hadiri peringatan Harlah ke-76 Fatayat NU di Masjid Istiqlal, Jakarta, Minggu, 17 Mei 2026. (Foto: Kemenag)

Politik

Harlah ke-76 Fatayat NU, Menag Dorong Kepemimpinan Perempuan

MINGGU, 17 MEI 2026 | 17:41 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Menteri Agama Nasaruddin Umar mengapresiasi kiprah Fatayat Nahdlatul Ulama yang genap berusia 76 tahun dan dinilai terus menunjukkan kontribusi nyata, tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga global.

Menurut Menag, perjalanan Fatayat Nahdlatul Ulama bukan sekadar menunjukkan eksistensi organisasi perempuan keagamaan, melainkan juga peran besar sebagai kekuatan sosial yang ikut mendorong pembangunan bangsa. Ia menilai kader perempuan NU kini telah mengambil peran di berbagai sektor strategis, mulai dari pemerintahan, parlemen, hingga lembaga sosial.

“Di sini hadir para tokoh kebanggaan kita semua, para perempuan NU yang tidak hanya berkiprah di tingkat nasional, tetapi juga diakui di level internasional. Ini menunjukkan bahwa Fatayat NU adalah energi besar perempuan Indonesia,” ujar Menag dalam sambutan peringatan Harlah ke-76 Fatayat NU di Masjid Istiqlal, Jakarta, Minggu, 17 Mei 2026.


Harlah ke-76 ini dihadiri sejumlah tokoh perempuan antara lain Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, anggota DPR, hingga pimpinan lembaga negara lainnya. 
Kiprah kader Fatayat Nahdlatul Ulama di berbagai sektor menjadi bukti meningkatnya kapasitas kepemimpinan perempuan NU. Ia menilai Fatayat NU turut berperan dalam mendorong transformasi sosial sekaligus memperkuat posisi perempuan di ruang publik dengan tetap berpegang pada nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.

Menag lalu menjelaskan bahwa dalam perspektif keislaman, perempuan dan laki-laki memiliki kedudukan yang setara sebagai makhluk Tuhan. Ia menekankan banyak pemahaman keagamaan perlu dilihat secara lebih kontekstual agar tidak menimbulkan bias dalam relasi sosial.

“Al-Quran menegaskan kesetaraan manusia sebagai satu asal-usul. Karena itu, tidak ada alasan untuk menempatkan perempuan pada posisi yang lebih rendah dalam kehidupan sosial,” kata Menag.

Nasaruddin mengajak kader Fatayat NU untuk terus meningkatkan kapasitas diri, berani tampil di ruang publik, serta melampaui batas-batas zaman dengan tetap berpegang pada nilai ilmu dan akhlak. Ia menilai, Fatayat NU memiliki potensi besar untuk menjadi motor penggerak peradaban perempuan Indonesia di tingkat global.

“Ke depan, dunia akan semakin banyak dipimpin oleh perempuan yang memiliki kapasitas, integritas, dan kemampuan manajerial yang kuat,” tandasnya.



Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Negeri Para Bocil

Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:14

DPR Tidak Boleh Hadapi Pendemo dengan Pendekatan Keamanan

Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:02

Tak Benar Yayasan Syarif Hidayatullah Berkonflik dengan UIN Jakarta

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:45

Desil DTSEN Tak Boleh Merugikan Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:34

Beban Kesehatan Karhutla Tembus Rp120 Triliun

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:22

Pejabat Jangan Merasa Sok Tahu Persoalan Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:12

Jokowi seperti Gelisah dengan Pernyataan Budi Arie

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:28

Dinas Perumahan Harus Bergerak Cepat Tuntaskan Masalah Warga Taman Rasuna

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:16

Naik Motor dari Indramayu, Konten Kreator Ini Semangat Ikut Demo di DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:00

Polri Kumpulkan Donasi Rp12,6 Miliar untuk NTT

Kamis, 27 Agustus 2026 | 03:46

Selengkapnya