Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Politik

Prabowo Akui MBG Banyak Masalah, Janji Tertibkan Tata Kelola dan Sikat Penyeleweng

MINGGU, 17 MEI 2026 | 16:12 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Prabowo mengakui pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG) masih menghadapi sejumlah persoalan yang harus segera dibenahi, terutama menyangkut tata kelola serta integritas aparatur yang diberi kewenangan menjalankan program besar tersebut.

“MBG banyak masalah, kita harus tertibkan. Manusia indonesia ya kita mengertilah penyakit kita harus kita berani hadapi harus kita berani bicarakan bahwa banyak di antara unsur-unsur pimpinan kita hatinya tidak kuat, integritas nya tidak kuat, imannya tidak kuat berurusan dengan uang," kata Prabowo dalam pidatonya di Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu, 16 Mei 2026.

Prabowo memastikan seluruh pejabat yang terbukti melakukan pelanggaran, penyimpangan, maupun penyalahgunaan wewenang akan dibersihkan dari pemerintahan tanpa kompromi.


"Saya sudah katakan pemerintah saya tidak ragu-ragu siapapun yang melanggar yang menyimpang yang menyalahkan kewenangan akan kita bersihkan copot dari jabatan,” tegas Prabowo

Lebih lanjut, Prabowo mengungkap curahan hati rakyat kecil, khususnya para petani, yang ditemuinya di berbagai daerah terkait besarnya manfaat MBG bagi keluarga mereka. 

“MBG begitu penting untuk bangsa kita, kemana-mana saya ketemu rakyat kecil petani, pak, tolong pak MBG jangan diberhentikan ini sangat membantu. Cucu-cucu saya bisa makan, sangat membantu keluarga saya," ujar Prabowo.

Bagi Prabowo, MBG bukan hanya instrumen pemenuhan gizi nasional, tetapi juga motor penggerak ekonomi desa yang terintegrasi dengan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), sektor perikanan, hingga hilirisasi industri nasional. 

Dengan skema tersebut, perputaran uang diyakini akan semakin terkonsentrasi di desa, menghidupkan petani, peternak, nelayan, dan pelaku usaha kecil.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Brimob Polda Metro Jaya Bubarkan Balap Liar di Pulogadung

Minggu, 17 Mei 2026 | 14:17

Istana Ungkap Cadangan Beras di Bulog Tembus 5,3 Juta Ton

Minggu, 17 Mei 2026 | 14:04

Kasasi Bisa Perjelas Vonis Banding Luhur Ditambah Beban Uang Pengganti

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:45

Putusan MK soal IKN Dianggap Beri Kepastian Hukum

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:39

“Suamiku Lukaku” Angkat Luka Perempuan Korban KDRT

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:14

Prabowo Minta Pindad Rancang Mobil Presiden Khusus untuk Sapa Rakyat

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:14

Penyederhanaan Sistem Partai Tak Harus dengan Threshold Tinggi

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:10

Nasabah PNM Denpasar Sukses Ubah Sampah Pantai jadi Cuan

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:59

Hukum yang Layu: Saat Keadilan Kehilangan Hati Nurani

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:43

Andrianto Andri: Tokoh Sumatera Harus Jadi Cawapres 2029

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:11

Selengkapnya