Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Politik

Prabowo Ungkap Banyak Negara Minta Bantuan Pupuk hingga Beras ke Indonesia

MINGGU, 17 MEI 2026 | 10:53 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Di tengah gejolak global akibat perang di Timur Tengah, posisi Indonesia justru semakin diperhitungkan karena banyak negara mulai meminta bantuan pasokan pupuk hingga beras.

Hal itu disampaikan Presiden Prabowo Subianto saat memberikan sambutan pada Peresmian Museum dan Rumah Singgah Ibu Marsinah di Kabupaten Nganjuk, Sabtu, 16 Mei 2026. 

Dalam pidatonya, Prabowo menekankan bahwa Indonesia harus mampu menjaga dan mengamankan seluruh kekayaan alamnya demi sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. 


“Negara kita kaya, harus kita amankan kekayaan tersebut untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. Saya bertekad, saya percaya dan saya yakin dalam waktu yang tidak terlalu lama kita akan bangkit,” ujar Prabowo.

Menurut Presiden, konflik Timur Tengah telah memicu kepanikan global setelah terganggunya jalur distribusi energi dunia, terutama akibat penutupan Selat Hormuz yang selama ini menjadi lintasan vital sekitar 20 persen pasokan bahan bakar minyak dunia. 

“Sekarang sudah terbukti banyak negara yang kesulitan yang panik karena perang di Timur Tengah, Selat Hormuz ditutup,” kata dia.

Prabowo menjelaskan, dampak lanjutan dari krisis tersebut juga menghantam industri pupuk internasional karena bahan baku pupuk sangat bergantung pada minyak dan gas. 

Kondisi inilah yang kemudian mendorong banyak negara beralih ke Indonesia untuk mencari pasokan pupuk urea. 

“Banyak negara minta pupuk dari Indonesia. Kita tidak euforia, kita tidak sombong, tapi kita berada di pihak yang bisa memberi bantuan,” jelas Prabowo.

Kepala Negara menyebut Australia menjadi salah satu negara yang telah memperoleh pasokan 500 ribu ton pupuk urea dari Indonesia. 

Selain itu, Filipina, India, Bangladesh, hingga Brasil juga disebut mengajukan permintaan serupa, dan Presiden menegaskan seluruhnya akan dibantu sesuai kapasitas nasional. 

“Kita (sudah) jual ke Australia 500 ribu ton (pupuk) urea. Filipina juga minta ke kita, kemudian India minta ke kita, Bangladesh, Brazil, perintah saya bantu semua,” tegasnya.

Tak hanya pupuk, Prabowo juga mengungkapkan bahwa banyak negara kini mulai melirik Indonesia sebagai sumber pasokan beras. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi pengingat keras bahwa swasembada pangan adalah fondasi utama kedaulatan bangsa. 

“Juga banyak negara mau beli beras dari kita. Bayangkan kalau kita tidak swasembada, kalau kita tidak buru-buru beresin masalah pertanian,” ujar Prabowo.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Tom Holland dan Zendaya Bakal Rehat Setelah Spider-Man Brand New Day

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:52

IAW: Ada Dugaan Intervensi Kasus Dedi Congor

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:51

Sidang Perdana Praperadilan Febrie Adriansyah Digelar 18 Agustus

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:42

Prabowo Tinjau Deretan Inovasi BRIN, dari Air Minum Darurat hingga Teknologi Nuklir

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:35

Komisi III DPR Minta Polisi Ungkap Pemasok Senpi di Yayasan Sekolah Jaksel

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:28

Partisipasi Bermakna di Black Box Regulasi Kesehatan

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:15

Amplop Berisi 14 Ribu Dolar Singapura Memang Dikembalikan, tapi Isinya Berkurang

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:02

Prabowo Tekankan Pentingnya Sains dan Teknologi bagi Masa Depan Bangsa

Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:54

Isu Pergantian Kapolri Bisa Merugikan Presiden jika Tidak Hati-Hati

Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:53

Food Station Masih Andalkan Laba Bersih dari PSO

Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:30

Selengkapnya