Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Politik

Prabowo: Ketahanan Pangan Kunci Utama Jaga Kedaulatan Bangsa

MINGGU, 17 MEI 2026 | 10:12 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan fondasi paling mendasar dalam menjaga kedaulatan bangsa, sekaligus menjadi penentu utama kekuatan nasional di tengah tantangan global yang semakin kompleks.

Penegasan itu disampaikan Kepala Negara saat menghadiri panen raya jagung serentak kuartal II, groundbreaking 10 Gudang Ketahanan Pangan Polri, serta peluncuran operasional 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri Tahun 2026 di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Sabtu, 16 Mei 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menekankan bahwa keamanan pangan nasional harus dibangun melalui sinergi terintegrasi antara sektor pertanian, perikanan, peternakan, hingga penguatan ekonomi desa.


Menurutnya, berbagai program strategis pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Merah Putih, dan pembangunan desa nelayan merupakan bagian dari arsitektur besar untuk memastikan Indonesia memiliki fondasi pangan yang kokoh dan mandiri. 

“Dengan Koperasi Merah Putih, MBG, Desa Nelayan ditopang oleh kemampuan pertanian kita, ditopang oleh perikanan kita, produksi pangan kita aman. Aman karbohidrat, aman protein, aman ternak. Jagung strategis untuk pakan ternak. Jadi kedaulatan kita terjaga dan diamankan,” ujarnya.

Prabowo juga menegaskan bahwa program MBG akan terus dilanjutkan karena dinilai sangat strategis, bukan hanya untuk pemenuhan gizi masyarakat, tetapi juga sebagai investasi besar dalam membangun kualitas sumber daya manusia Indonesia ke depan. 

Namun, ia mengingatkan seluruh jajaran agar pelaksanaan program dilakukan secara disiplin dan bebas dari praktik penyimpangan. 

“MBG akan kita teruskan, tapi kita harus tertibkan ke dalam. Tidak boleh ada penyelewengan karena MBG begitu penting, begitu strategis untuk rakyat,” imbuh Presiden Prabowo.

Selain menyoroti sektor pangan, Prabowo menegaskan bahwa penguatan kedaulatan bangsa juga harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas pendidikan nasional. 

Pemerintah, kata dia, berkomitmen memperbaiki fasilitas pendidikan, memperluas Sekolah Rakyat, dan menghadirkan teknologi pembelajaran digital agar anak-anak dari kalangan paling lemah sekalipun memperoleh akses pendidikan yang setara. 

“Kita bertekad untuk memperbaiki seluruh sekolah Indonesia untuk anak-anak rakyat kita. Kita bertekad semua anaknya orang yang paling lemah bisa sekolah dengan baik. Kita bangun sekolah rakyat. Kalau tidak salah di Tuban sudah ada sekolah rakyat. Akan kita tingkatkan jumlahnya dan kemampuannya,” pungkasnya.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Febrie Adriansyah Resmi Ajukan Gugatan Praperadilan ke PN Jaksel

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:27

Menko Polkam: Aktivitas Masyarakat Tetap Normal, Pasar dan Mal Ramai

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:26

Gelombang Reshuffle Berlanjut, Zelensky Pecat Dubes Ukraina untuk AS

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:22

Harga Garam Brebes Anjlok saat Panen Raya

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:16

Kelakuan SPPG di Ketapang: Rumah Wartawan Dikepung, Istrinya Diintimidasi

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:02

Situasi di Dalam Negeri Sangat-sangat Mantap

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:52

Laba Tergerus, Saham Lufthansa Anjlok 8 Persen

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:51

Kepemilikan Aset Tak Wajar Jadi Indikator Awal Pencucian Uang

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:40

Api Membakar Lahan, Seorang Ayah Tak Pernah Pulang

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:31

Koperasi Merah Putih Dinilai Jadi Penentu Implementasi Pasal 33 UUD 1945

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:26

Selengkapnya