Berita

Ekonom Dipo Satria Ramli. (Foto: tangkapan layar)

Politik

Pelemahan Dolar Tetap Berdampak ke Desa

MINGGU, 17 MEI 2026 | 08:35 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyebut pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS tidak terlalu berdampak bagi masyarakat desa mendapat sorotan dari ekonom Dipo Satria Ramli.

Menurut Dipo, dampak penguatan Dolar AS tetap akan terasa hingga ke level desa, baik secara langsung maupun tidak langsung, karena aktivitas ekonomi masyarakat desa masih berkaitan dengan barang impor dan fluktuasi nilai tukar.

“Saya rasa kurang tepat kalau dolar itu tidak mempengaruhi ekonomi desa. Mikro ataupun makro,” kata Dipo lewat video singkat yang diunggah di akun X resminya, Minggu, 17 Mei 2026.


Ia menjelaskan, banyak aktivitas ekonomi desa yang bergantung pada produk atau komoditas yang terpengaruh kurs Dolar AS. Mulai dari bahan bakar minyak (BBM), mesin pertanian, distribusi logistik, hingga pupuk impor.

Dipo juga menyoroti sejumlah desa yang bergerak di sektor industri kreatif dan UMKM, seperti batik maupun kerajinan berbahan baku plastik yang sebagian materialnya masih didatangkan dari luar negeri.

Selain itu, Dipo menilai berbagai proyek pembangunan fisik di desa, termasuk program koperasi merah putih, juga tetap terdampak pelemahan Rupiah karena masih menggunakan material impor seperti besi, baja, hingga semen.

“Pembangunan fisik itu banyak menggunakan bahan impor. Besi, baja, bahkan semen pun sekarang kita impor,” katanya.

Karena itu, ia menilai meski masyarakat desa tidak bertransaksi langsung menggunakan Dolar AS, dampak pelemahan Rupiah tetap akan dirasakan melalui kenaikan harga barang dan biaya produksi.

“Walaupun transmisinya tidak langsung, ujung-ujungnya dampaknya tetap akan terasa di level desa,” tandasnya.


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Bos Danantara Ungkap Proses Pangkas BUMN Tak Mudah

Rabu, 07 Oktober 2026 | 12:11

Hingga Siang Nusron Belum Hadir, KPK Masih Menunggu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:53

PJBS Direvisi, Porsi Saham Bayan Resources yang Dibeli Haji Isam Bertambah Jadi 10,08 Miliar

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:44

Nasib Gibran Kini Tergantung Prabowo

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:37

Empat WNI Pulang ke Tanah Air usai Enam Bulan Disandera Bajak Laut Somalia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

PDIP: Kebohongan Gibran Lulus SMA Sederajat Tercatat dalam Putusan Negara!

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

Putusan MK soal Gibran Buka Perdebatan Demokrasi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:21

DPR Minta Pemerintah Percepat Huntara bagi Korban Gempa Flores

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:19

Rita Widyasari Kembali Diperiksa KPK

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:17

Badai Dekati Amerika, Harga Minyak Naik Lagi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:01

Selengkapnya