Berita

Pemasangan beton di Jalan Citarum, Kota Semarang. (Foto: Pemkot Semarang)

Nusantara

Pemkot Semarang Pastikan Penanganan Permanen di Jalan Citarum

MINGGU, 17 MEI 2026 | 01:10 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Kerusakan bergelombang di Jalan Citarum, Kota Semarang, dipastikan akan segera diperbaiki melalui proyek betonisasi yang disiapkan oleh Pemerintah Kota Semarang. 

Perbaikan dilakukan menyusul kondisi ruas jalan arteri sekunder tersebut yang dinilai membahayakan pengendara, terutama saat jam sibuk.

Ruas Jalan Citarum yang berada di wilayah Kelurahan Mlatibaru, Kecamatan Semarang Timur, selama ini menjadi jalur utama keluar masuk kawasan Central Business District (CBD). 


Tingginya volume kendaraan yang melintas membuat kondisi jalan bergelombang di sejumlah titik semakin dikeluhkan masyarakat.

Meski secara kasat mata permukaan jalan terlihat cukup baik, namun pada beberapa bagian ditemukan penurunan badan jalan yang memicu gelombang cukup tinggi. 

Kondisi itu disebut berpotensi mengganggu konsentrasi pengendara roda dua hingga memicu kecelakaan lalu lintas.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Semarang, Suwarto, menyampaikan bahwa proses perbaikan Jalan Citarum kini telah memasuki tahapan administrasi lelang.

“Sekarang tahapannya baru masuk lelang Bagian Pengadaan Barang dan Jasa atau PBJ. Nantinya jalan tersebut akan dilakukan betonisasi,” ujar Suwarto dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Sabtu, 16 Mei 2026.

Betonisasi dipilih sebagai metode penanganan untuk memperkuat struktur jalan yang selama ini menerima beban kendaraan cukup tinggi setiap hari. Jalan dengan lebar sekitar delapan meter itu diketahui menjadi penghubung kawasan permukiman padat, pertokoan, sekolah, rumah sakit hingga area komersial di Semarang Timur.

Arus kendaraan yang padat, terutama pada pagi dan sore hari, disebut menjadi salah satu faktor yang mempercepat penurunan kualitas permukaan jalan. Kondisi tersebut menyebabkan sejumlah titik jalan mengalami gelombang yang cukup tajam.

Menurut Suwarto, perbaikan dilakukan agar kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan dapat ditingkatkan. 

Betonisasi juga diharapkan mampu memberikan daya tahan lebih lama dibandingkan lapisan aspal sebelumnya.

“Karena volume kendaraan di kawasan itu cukup tinggi, maka penanganannya dipersiapkan dengan betonisasi supaya lebih kuat,” pungkasnya.


Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Febrie Adriansyah Resmi Ajukan Gugatan Praperadilan ke PN Jaksel

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:27

Menko Polkam: Aktivitas Masyarakat Tetap Normal, Pasar dan Mal Ramai

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:26

Gelombang Reshuffle Berlanjut, Zelensky Pecat Dubes Ukraina untuk AS

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:22

Harga Garam Brebes Anjlok saat Panen Raya

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:16

Kelakuan SPPG di Ketapang: Rumah Wartawan Dikepung, Istrinya Diintimidasi

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:02

Situasi di Dalam Negeri Sangat-sangat Mantap

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:52

Laba Tergerus, Saham Lufthansa Anjlok 8 Persen

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:51

Kepemilikan Aset Tak Wajar Jadi Indikator Awal Pencucian Uang

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:40

Api Membakar Lahan, Seorang Ayah Tak Pernah Pulang

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:31

Koperasi Merah Putih Dinilai Jadi Penentu Implementasi Pasal 33 UUD 1945

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:26

Selengkapnya