Berita

Presiden Prabowo Subianto. (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Bisnis

Celios Kritik Prabowo Terlalu Anggap Enteng Rupiah Anjlok

SABTU, 16 MEI 2026 | 23:47 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Direktur Eksekutif Celios Bhima Yudhistira menilai Presiden Prabowo Subianto terlalu menganggap enteng pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS yang kini sudah menembus ke level terendah sepanjang masa di Rp17.600.

Bhima mengatakan situasi ekonomi global saat ini seharusnya direspons pemerintah dengan langkah antisipasi yang serius, bukan justru menyepelekan dampaknya terhadap masyarakat.

“Jadi kami sangat menyesalkan Prabowo terlalu menganggap enteng situasi sekarang, yang harusnya di banyak negara pemimpin-pemimpinnya itu mempersiapkan kondisi yang terburuk dengan stimulus, mempersiapkan publik,” kata Bhima kepada RMOL di Jakarta pada Sabtu, 16 Mei 2026.


Ia pun menyayangkan respons Prabowo yang justru menantang di tengah kondisi ekonomi yang tidak menentu.

"Nah di Indonesia ini seolah justru menantang, menantang tapi tanpa persiapan. Saya kira sikap-sikap dan cara komunikasi seperti itu sangat-sangat membahayakan," tambahnya.

Ia juga mengkritik pernyataan Prabowo yang sebelumnya menyebut masyarakat desa tidak terdampak pelemahan Rupiah karena tidak memakai Dolar.

“Jangan dikira pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar, yang Rp17.600 itu, itu tidak akan menjalar ke biaya hidup yang naik di level desa,” tegasnya.

Menurut Bhima, ketergantungan Indonesia terhadap sistem ekonomi global membuat dampak pelemahan Rupiah sulit dihindari, termasuk terhadap harga energi dan kebutuhan pokok masyarakat.

Menurut Bhima, kondisi saat ini berbeda dengan krisis 1998 ketika masyarakat masih memiliki alternatif energi yang lebih sederhana.

“Indonesia ini kan makin terintegrasi ke dalam sistem ekonomi global dibandingkan tahun 98 dong. Kalau tahun 98 pada saat terjadi krisis harga minyak tanah naiknya tajam, orang bisa beralih ke kayu bakar,” ungkap dia.

“Tapi sekarang kayu bakarnya dari mana? Maka transmisi dari krisis energi global dan pelemahan nilai tukar Rupiah ini adalah efek yang mematikan bagi LPG dan harga-harga kebutuhan pokok,” pungkasnya.

Sebelumnya, Prabowo meminta masyarakat desa tidak perlu terlalu memikirkan kurs Dolar AS karena aktivitas mereka tidak bergantung pada mata uang asing.

“Mau Dolar berapa ribu kek, kan kalian di desa-desa nggak pake Dolar. Yang pusing itu yang suka ke luar negeri,” ujar Prabowo saat meresmikan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih, Sabtu, 16 Mei 2026.


Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

Harga Daging Sapi Tembus Rp153 Ribu/Kg, Zulhas Buka Opsi Subsidi APBN-APBD

Selasa, 25 Agustus 2026 | 14:18

LPSK Beri Perlindungan kepada Ferry Hongkiriwang, Saksi Kasus Febrie Adriansyah

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:54

Urusan Gula Konsumsi Aman, Kementan Kini Bidik Target Gula Industri di 2028

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:45

Ahmed al-Sharaa Sambut Keputusan AS Hapus Suriah dari Daftar Sponsor Teror

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:42

Geng Haiti Bantai 40 Pengungsi yang Berlindung di Gereja

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:42

Wajah Baru Jakarta, Wagub Rano Resmikan Jaksinema Pasar Rumput

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:29

BMKG Maksimalkan OMC di Kaltim Sepekan Ini untuk Tangani Karhutla

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:19

Dugaan Setoran Importasi Blueray, KPK Cecar Dua PNS Bea Cukai

Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:50

Kasus OTT Unsoed Bisa Saja Terjadi di Kampus Lain

Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:46

Perketat Imigrasi, Trump Bersiap Cabut 200 Ribu Visa WNA

Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:46

Selengkapnya