Berita

Anggota Komisi III DPR, Aboe Bakar Alhabsyi. (Foto: RMOL/Faisal Aristama)

Politik

DPR Minta Polres Deli Serdang Lindungi Guru Ngaji Pembongkar Gembong Narkoba

SABTU, 16 MEI 2026 | 21:13 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komisi III DPR menyoroti serius terhadap kasus seorang guru ngaji bernama Halimah Tusadiyah (HT) yang membongkar dugaan lokasi transaksi narkoba di dekat Rumah Tahfiz Al Qur’an Ar Rahma, Desa Rantau Panjang, Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang. 

Pasalnya, video pengungkapan tersebut viral di media sosial dan memicu perhatian publik, terlebih setelah Halimah dikabarkan mendapat teror dari keluarga terduga pengedar narkoba.

Anggota Komisi III DPR, Aboe Bakar Alhabsyi, mengapresiasi keberanian Halimah Tusadiyah dalam melawan peredaran narkoba di lingkungannya. 


Menurutnya, langkah yang dilakukan guru ngaji tersebut patut menjadi teladan bagi masyarakat, khususnya para pendidik agama.

“Beliau telah menunjukkan keberanian luar biasa dalam melindungi anak-anak dan generasi muda dari bahaya narkoba. Kepedulian seperti ini harus menjadi inspirasi bagi semua orang tua dan para guru ngaji lainnya,” ujar Habib Aboe Bakar kepada wartawan, Sabtu, 16 Mei 2026.

Atas dasar itu, politikus senior PKS ini pun meminta aparat kepolisian segera memberikan perlindungan kepada Halimah Tusadiyah agar tidak mengalami intimidasi maupun ancaman lanjutan.

“Saya meminta Polres Deli Serdang memberikan perlindungan penuh kepada Ibu Halimah Tusadiyah. Negara tidak boleh membiarkan warga yang berani melawan narkoba justru mendapat teror,” tegasnya.

Selain itu, Aboe Bakar mendesak Polres Deli Serdang untuk bertindak tegas memberantas jaringan peredaran narkoba di wilayah tersebut. 

Ia menilai peredaran narkoba di sekitar lingkungan pendidikan agama merupakan ancaman serius bagi masa depan generasi bangsa.

“Polres Deli Serdang harus bergerak cepat dan serius memberantas peredaran narkoba di wilayahnya. Jangan sampai ada transaksi narkoba lingkungan rumah apalagi tempat belajar ngaji,” tegasnya.

Aboe Bakar juga meminta Polda Sumatera Utara melakukan supervisi terhadap penanganan kasus tersebut, termasuk memastikan perlindungan terhadap guru ngaji yang telah berani bersuara.

“Saya meminta PoldaSu turun melakukan supervisi, baik terhadap penanganan kasus narkobanya maupun perlindungan terhadap Ibu Halimah. Ini penting agar masyarakat merasa aman ketika membantu aparat memberantas narkoba,” pungkasnya.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

OKI Kecam Serangan Houthi ke Makkah dan Madinah

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:17

Jakarta Running Festival Jadi Role Model Ajang Lari Nasional

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:01

Carbon Capture di Petrokimia Gresik Berpeluang Kurangi Impor Soda Ash

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:47

KPK Bantah Kembali Sita Uang Rp40 Juta dari Salah Satu PCNU Terkait Muktamar NU

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:27

Mantan Panglima TNI Pertama dari Angkatan Laut Widodo AS Wafat

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:12

Aksi Iklim Lintas Iman Desak Siklus Karhutla Tahunan Segera Diputus

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:02

Akuisisi Saham BYAN Haji Isam Sejalan dengan UU Minerba

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:44

Bill Gates: AI Bisa Picu Gejolak Ekonomi dan Sosial Selama 20 Tahun

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:43

Kehadiran Kopdes Bawa Harapan untuk Ekonomi Desa

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:19

Pesantren Didorong Ikut Terlibat dalam Pencegahan Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:05

Selengkapnya