Berita

(Foto: Dok.BNI)

Bisnis

BNI Komitmen Lestarikan Satwa Langka di Hari Spesies Terancam Punah 2026

SABTU, 16 MEI 2026 | 19:52 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI terus memperkuat komitmennya dalam mendukung gerakan konservasi satwa dan pelestarian lingkungan hidup sejalan dengan peringatan Hari Spesies Terancam Punah yang jatuh pada 16 Mei 2026.

Peran aktif BNI tercermin dari dukungan konservasi satwa dilindungi, khususnya Orangutan Kalimantan dan Badak Jawa, serta kegiatan rehabilitasi hutan melalui Program BNI Berbagi. 

Inisiatif tersebut menjadi bagian dari komitmen perseroan dalam menjalankan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) guna menjaga keseimbangan antara pembangunan ekonomi, sosial, dan kelestarian alam.


Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengungkapkan, program ini merupakan bentuk nyata kontribusi BNI dalam menjaga keberlanjutan ekosistem dan keanekaragaman hayati Indonesia.

"BNI menyadari bahwa keberlanjutan bisnis tidak dapat dipisahkan dari kelestarian lingkungan," kata Okki dalam keterangan tertulis, Sabtu 16 Mei 2026.

Karena itu, kata Okki, BNI terus mendukung berbagai program konservasi spesies terancam punah dan rehabilitasi habitat melalui kolaborasi dengan berbagai pihak sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam menciptakan masa depan yang lebih berkelanjutan.

Dia mengatakan, Orangutan Kalimantan dan Badak Jawa dipilih karena keduanya merupakan spesies endemik Indonesia yang berstatus terancam punah (Critically Endangered) oleh The International Union for Conservation of Nature (IUCN) dan memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem. 

Namun, sambungnya, keduanya kini menghadapi ancaman serius akibat deforestasi, kerusakan habitat, hingga perburuan ilegal sehingga berisiko tinggi mengalami kepunahan.

Selain menjadi satwa kunci dalam rantai ekosistem, kedua spesies tersebut juga dikenal sebagai umbrella species karena memiliki wilayah jelajah luas dan berperan dalam mendukung keberhasilan konservasi spesies lain di habitat yang sama.

Melalui kerja sama dengan Kementerian Kehutanan, BKSDA Kalimantan Timur, Borneo Orangutan Survival Foundation, Taman Nasional Ujung Kulon, dan Alert Indonesia, BNI menjalankan berbagai program rehabilitasi habitat dan konservasi satwa secara berkelanjutan guna mendukung perlindungan satwa liar beserta ekosistemnya.

BNI memastikan dukungan rehabilitasi tidak hanya berupa pendanaan program, tetapi juga keterlibatan aktif dalam berbagai upaya pemulihan ekosistem dan pemberdayaan masyarakat sekitar kawasan konservasi agar manfaat pelestarian lingkungan dapat dirasakan secara berkelanjutan.

Dukungan tersebut meliputi konservasi individu Orangutan Kalimantan, penanaman pohon spesies pakan, pemulihan hutan terdegradasi, pemetaan genetik Badak Jawa, pengendalian tanaman langkap yang mengganggu ketersediaan pakan badak, hingga pengembangan desa penyangga berbasis pertanian berkelanjutan agar fungsi hutan dapat kembali pulih dan kaya keanekaragaman hayati.

“Kolaborasi menjadi kunci dalam menjaga kelestarian spesies langka Indonesia. Kami berharap upaya yang dilakukan bersama para mitra dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan dan generasi mendatang,” demikian Okki.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

UPDATE

AMMN Cetak Laba Bersih Rp15,9 Triliun hingga September 2026

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:24

Hasto Ingatkan Kader PDIP Tak Boleh Takut Bela Rakyat

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:01

Kapolres Jakbar Obrak-abrik Kampung Boncos, Tiga Orang Dicokok

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 05:16

Respons Ijazah Gibran, PDIP: Tidak Ada Kebohongan yang Abadi

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 05:01

Fahira Idris Apresiasi Kepastian Ujian Ulang Siswa

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 04:36

Prajurit Marinir Perbaiki Jembatan di Distrik Aradide

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 04:11

Diduga Terjerat Kasus Korupsi, AKBP Edy Songkel Dicopot

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 04:00

Prabowo Didorong Percepat Reformasi Energi Nasional

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 03:31

Komunitas Pengawas WNA Desak Dirjen Pajak Telaah Dumas PT BCI

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 03:14

Jogja Cultural Wellness Festival 2026 Usung Wisata Kebugaran

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 03:00

Selengkapnya